Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 April 2017

Perbedaan Dasar antara Kaca dan Cermin

Apakah perbedaan antara kaca dan cermin? Kami yakin Anda pasti mempunyai kaca sekaligus cermin di rumah. Kaca biasanya dipasang pada jendela dengan membingkainya menggunakan kayu atau dibuat menjadi peralatan makan seperti gelas dan cangkir. Sedangkan cermin selalu ada di lemari rias. Kedua benda ini memang mempunyai beberapa persamaan karena bahan baku pembuatannya pun hampir sama. Tapi yang harus Anda pahami adalah kaca tidak sama dengan cermin.

Kaca pada dasarnya terbuat dari silika yang dicampur batu pasir atau fluks. Supaya lebih kuat, campuran bahan pembuat kaca tadi ditambah dengan bahan stabilisator tertentu. Kepingan kaca yang disalut dengan lapisan tipis aluminium di salah satu sisinya disebut cermin. Hal ini membuat karakteristik utama pada kaca dan cermin pun berbeda. Kaca bersifat meneruskan cahaya, tetapi cermin justru akan memantulkan cahaya.

KACA

perbedaan-kaca-dan-cermin.jpg

Bahan-bahan dasar pembentuk kaca terdiri dari silika (SiO2) dan fluks soda (Na2O). Kemudian untuk bahan yang berfungsi sebagai stabilisator yaitu tanah liat kapur (CaO), magnesia (MaO), dan alumina (Al2O2). Kaca bersifat transparan karena atom-atom di dalamnya tidak membentuk suatu jalinan yang beraturan. Selain itu, kaca juga mempunyai koefisien muat yang rendah sehingga tembus radiasi infrared dan ultraviolet.

Contoh-contoh pemanfaatan kaca dalam kehidupan sehari-hari antara lain :

  • Peralatan optik
  • Kacamata
  • Kaca las

CERMIN

perbedaan-cermin-dan-kaca.jpg

Pada mulanya, cermin terbuat dari logam yang mengkilap seperti perak atau tembaga. Namun seiring dengan berjalannya waktu, proses pembuatan cermin pun mengalami perubahan. Cermin saat ini kebanyakan terbuat dari kepingan kaca yang diberi lapisan tipis aluminium di salah satu sisinya. Lalu bagian belakangnya dicat warna hitam untuk melindunginya dari pengikisan. Hal ini membuat cermin tersebut mampu membalikkan hingga 80 persen cahaya yang mengenainya. Cermin yang demikian disebut sepuh belakang (back silvered).

Ada pula cermin sepuh depan (front silvered). Cermin ini masih sama menggunakan kaca sebagai bahan bakunya. Bedanya, lapisan pemantul seperti aluminium atau perak diletakkan di permukaan bagian depan kaca tersebut. Hal ini membuat daya pantul terhadap cahaya yang dimiliki oleh cermin sepuh depan lebih tinggi sampai 90-95 persen. Namun kekurangannya, cermin ini lebih cepat berkarat.

PERBEDAAN

Terdapat dua perbedaan utama antara kaca dan cermin, yaitu :

  1. Bahan Pembuat

Kaca terbuat dari silika, fluks soda, dan bahan stabilisator. Sedangkan cermin dibuat dari kaca yang dilapisi lapisan aluminium atau perak. Jadi bisa dikatakan kalau kaca merupakan bahan baku pembuatan cermin.

  1. Karakteristik Dasar

Kaca memiliki sifat dasar yaitu dapat meneruskan sinar dan cahaya. Hal ini dikarenakan kaca tersusun atas atom-atom yang terikat secara tidak beraturan sehingga memungkinkan cahaya dapat menembusnya. Berbeda dengan cermin yang justru akan memantulkan cahaya dikarenakan adanya logam.

Rabu, 05 April 2017

Lima Perbedaan Ginjal Kiri dan Ginjal Kanan

Apakah perbedaan antara ginjal kiri dan ginjal kanan? Ginjal pada manusia berfungsi untuk menyaring darah, mengendalikan keseimbangan cairan tubuh, membuang limbah metabolisme berupa urine, dan mengatur elektrolit. Bentuk organ ini mirip seperti kacang dan berukuran sekepalan tangan. Posisinya berada di belakang perut. Ada dua ginjal yang dimiliki oleh setiap manusia, ginjal yang pertama terletak di sebelah kanan tulang belakang dan ginjal yang satunya lagi terletak di sebelah kiri tulang belakang.

Ginjal berukuran sekitar 10-13 cm. Berat ginjal pria berkisar antara 125-170 gram dan ginjal wanita sekitar 115-155 gram. Di dalam ginjal terdapat kurang lebih sejuta unit fungsional yang berukuran super kecil yang dinamakan nefron. Nefron adalah agen yang berfungsi sebagai filter atau penyaring darah yang ukurannya mikroskopis. Jika tidak dijaga dengan baik, ginjal akan mengalami gangguan seperti tekanan darah tinggi, hipertensi, diabetes, sampai gagal ginjal. Perbanyak meminum air putih serta memakan buah dan sayuran akan menjaga fungsi ginjal Anda.

ginjal-kiri-dan-kanan.jpg

Ginjal Kiri

Pada manusia, ginjal kiri tepatnya berada di antara rusuk 11 dan rusuk 12. Ukurannya lebih panjang sekira 0,5-1,5 cm ketimbang ginjal kanan. Ginjal kiri berhubungan dengan limpa, prankeas, kelenjar suprarenal kiri, perut, usus besar lentur kolik kiri, serta jejunum. Sementara untuk permukaan posteriornya tersambung dengan rusuk 11 dan rusuk 12, kuadratus lumborum, tendon dari otot transverses abdominis, serta psoas utama.

Ginjal Kanan

Posisi ginjal kanan terletak dan bersambung dengan rusuk 12. Ginjal kanan dan ginjal kiri memang tidak berada pada posisi yang sama sebab bentuk rongga perut tidak simetris. Kenapa ketinggian ginjal kanan lebih rendah daripada ginjal kiri? Karena ada organ hati di sebelah kanan perut. Selain itu, ginjal kanan juga berukuran lebih kecil dibandingkan dengan ukuran ginjal kiri.

Perbedaan

Jadi apa bedanya ginjal kiri dan ginjal kanan?

  1. Ginjal kiri berada di sebelah kiri tulang belakang. Sedangkan ginjal kanan terletak di sebelah kanan tulang belakang.
  2. Ginjal kiri berhubungan dengan rusuk 11 dan rusuk 12. Sementara ginjal kanan hanya tersambung dengan rusuk 12.
  3. Ginjal kanan terletak pada ketinggian yang lebih rendah daripada ginjal. Hal ini dikarenakan adanya organ hati di sebelah kanan perut.
  4. Ginjal manusia berukuran rata-rata sekitar 10-13 cm. Ukuran ginjal kanan lebih kecil antara 0,5-1,5 cm daripada ginjal kiri.
  5. Ginjal kiri dan ginjal kanan juga mempunyai tugas khusus yang berbeda. Jadi sebenarnya mengambil salah satu ginjal dapat mengakibatkan dampak negatif yang serius terhadap kesehatan.

Sabtu, 01 April 2017

Apa Bedanya ZIP dan RAR?

Apakah perbedaan antara ZIP dan RAR yang tepat? Anda yang sehari-hari bekerja dengan menggunakan komputer pasti sudah akrab sekali dengan istilah ZIP dan juga RAR. Yap, keduanya merupakan ekstensi yang menandakan file tersebut telah terenkripsi. Tujuan utama dilakukannya enkripsi terhadap suatu file adalah untuk memampatkannya, meningkatkan keamanan, serta memperkecil ukuran kapasitas yang dimilikinya.

Sebenarnya ZIP dan RAR hanyalah merek belaka yang dibuat oleh penciptanya untuk menandai produk buatannya. Hal ini tidak ubahnya seperti Microsoft Office Word yang menggunakan ekstensi DOC atau DOCX, sedangkan Open Office Writer memakai ekstensi ODT. Mungkin di masa yang akan datang nanti Anda menjadi seorang programmer handal dan bisa menciptakan sebuah software baru. Nah, pada saat itu pula Anda bisa memilih ekstensi sesuka hati dari file yang dibuat oleh software bikinan Anda tersebut.

perbedaan-zip-dan-rar.jpg

ZIP

ZIP adalah buatan Phil Katz. Pada mulanya, ia menamai file buatan software ciptaannya dengan ekstensi PKARC (Phil Katz Archive). Tetapi paten terhadap ekstensi ini tidak dikabulkan karena terkendala oleh adanya istilah ARC di dalamnya, di mana ARC sudah menjadi paten milik orang lain. Oleh sebab itu, Phil kemudian mengubah merek PKARC dengan PKZIP. Sedangkan ekstensi yang dipakainya yaitu ZIP.

Untuk memampatkan suatu file, ZIP menggunakan algoritma yang disebut Deflate Algorithm. Algoritma ini pula yang menjadi dasar terciptanya algoritma LZ77 dan Huffman Coding. Saat ini, ZIP merupakan ekstensi yang paling banyak digunakan untuk memampatkan berkas di dalam komputer

RAR

RAR diciptakan kali pertama oleh Eugene Roshal. Itu sebabnya, ia memberikan nama RAR pada ekstensi buatannya yang sebetulnya merupakan singkatan dari Roshal Archive. Algoritma pengarsipan yang digunakan oleh RAR pada prinsipnya sangat menyerupai algoritma LZMA. Kami akan memberikan penjelasan lebih lengkap tentang algoritma ini pada artikel selanjutnya.

Keunggulan pertama yang dimiliki oleh RAR ialah sanggup melakukan kompresi atas file dengan sangat mantap/padat. Hal ini membuat ukuran kapasitas file yang diarsipkan menggunakan RAR lebih kecil dibandingkan memakai ZIP. Kelebihan lainnya yaitu kemampuan merekonstruksi file yang rusak, meningkatkan perlindungan file, serta menjaga keutuhan file. Sayangnya ukuran file RAR yang paling besar hanyalah 2 GB, berbeda dengan ZIP yang ukurannya tidak terbatas.

Perbedaan

Jadi apa bedanya ZIP dan RAR?

  1. ZIP dibuat oleh Phil Katz dan RAR diciptakan oleh Eugene Roshal
  2. Algoritma yang dipakai oleh kedua ekstensi ini juga berbeda
  3. Untuk mengekstrak ZIP tidak membutuhkan software khusus
  4. Kompresi dengan RAR lebih baik daripada ZIP
  5. Kapasitas file ZIP tidak terbatas, sedangkan batas RAR sampai 2 GB

Rabu, 29 Maret 2017

Perbedaan Awan dan Kabut yang Benar

Apakah perbedaan antara awan dan kabut? Ada berbagai macam benda yang memiliki wujud gas di dunia ini. Dua di antaranya yaitu awan serta kabut. Beberapa orang beranggapan kalau awan dan kabut merupakan dua benda yang sama. Awan adalah kabut, begitu pula dengan kabut tidak ubahnya seperti awan. Padahal pendapat ini ternyata salah besar.

Tahukah Anda, antara kabut dan awan sama-sama hanya dapat terbentuk di suatu tempat yang memiliki udara dingin. Proses pembentukan keduanya juga sama-sama tidak dipengaruhi oleh ketinggian suatu daerah. Perbedaan utamanya yaitu kabut adalah uap air yang berada di permukaan bumi. Sedangkan awan merupakan uap air yang terletak di atmosfer, tepatnya di lapisan troposfer.

Kabut

perbedaan-kabut-dan-awan.jpg

Kabut hanya dapat terjadi di tempat yang dingin. Sebab pada proses pembentukan kabut terjadi pendinginan udara mendekati seratus persen. Proses yang sama juga biasa terjadi di area sekitar freezer, di mana udara yang ada di sekitar freezer tersebut menjadi terlihat lebih jelas seperti kabut. Jadi kabut bukanlah proses penguapan embun akibat terkena sinar matahari yang panas.

Kabut merupakan uap air yang berada di lapisan permukaan bumi dan menyentuh tanah. Kabut umumnya terjadi di daerah-daerah yang terletak di dataran tinggi. Ini dikarenakan suhu udara rata-rata di kawasan pegunungan berada di kondisi yang dingin. Namun tidak menutup kemungkinan kabut juga muncul di dataran rendah yang suhu udaranya sedang dingin. Biasanya kejadian ini berlangsung pada musim penghujan yang mengakibatkan suhu udara di dataran rendah menjadi turun.

Awan

perbedaan-awan-dan-kabut.jpg

Awan terbentuk dari proses penguapan air oleh sinar matahari yang kemudian terkumpul di atmosfer, tepatnya yaitu di lapisan troposfer. Jadi pembentukan awan selalu terjadi di ketinggian yang terletak beratus-ratus meter dari permukaan bumi. Kemudian uap air ini akan bergerak akibat perbedaan tekanan udara dan berkumpul di suatu tempat yang suhu udaranya dingin. Itu sebabnya, awan juga bisa diartikan sebagai sekumpulan uap air yang mengalami proses kondensasi (pengembunan).

Karena awan merupakan air artinya ada kandungan air di dalamnya. Awan-awan ini lantas dihembuskan oleh angin dengan kecepatan tertentu dan berkumpul di suatu tempat hingga membentuk gumpalan awan yang sangat banyak. Banyaknya awan yang terkumpul membuat suhu udara di tempat tersebut menjadi dingin lantas membuatnya berubah wujud menjadi butiran-butiran es yang mengakibatkan bobotnya bertambah. Hal ini kemudian membuat butiran-butiran es tadi jatuh akibat gaya gravitasi bumi. Butiran es yang jatuh ini lalu akan mengalami perubahan wujud menjadi cair karena gesekan udara yang berlangsung selama jatuh menghasilkan panas. Pada saat itu juga terjadilah hujan di muka bumi.

Senin, 27 Maret 2017

Perbedaan Agregat Halus dan Agregat Kasar

Apakah perbedaan antara agregat halus dan kasar? Bagi para pekerja di bidang konstruksi dan bangunan, Anda pasti tidak asing dengan material yang namanya agregat. Yap, agregat dikenal sebagai salah satu bahan yang sangat penting untuk membuat adukan beton. Agregat berfungsi sebagai bahan pengisi adukan beton yang kemudian diikat oleh semen.

Berdasarkan ukurannya, agregat dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu agregat kasar dan agregat halus. Agregat kasar pada dasarnya tidak akan menembus ayakan berlubang 4,8 mm (SII.0052,1980) atau 4,75 mm (ASTM C33,1982) atau 5,0 mm (BS.812,1976). Sebaliknya agregat halus justru akan menembus ayakan berlubang 4,8 mm (SII.0052,1980) atau 4,75 mm (ASTM C33,1982) atau 5,0 mm (BS.812,1976).

Selain perbedaan utama di atas, antara agregat kasar dengan agregat halus juga masih mempunyai perbedaan-perbedaan yang cukup mencolok.

Agregat Kasar

perbedaan-agregat-kasar.jpg

Agregat kasar yang banyak dipakai untuk pembuatan beton yaitu batu pecah serta kerikil. Batu pecah dibuat oleh manusia dengan memecahkan batu menggunakan alat-alat tertentu sehingga ukurannya menjadi lebih kecil dan bentuknya pun bersudut. Berbeda dengan kerikil yang terbentuk oleh alam melalui proses pergeseran. Kerikil biasanya memiliki bentuk bulat atau bulat tidak beraturan. Beton yang terbuat dari batu pecah mempunyai kualitas yang lebih baik daripada kerikil.

Agregat kasar yang baik memiliki ciri-ciri yaitu butirannya keras dan tidak berpori. Kandungan lumpur di dalamnya juga tidak ada karena berpengaruh terhadap kekuatannya. Bentuk agregat yang bersudut lebih disukai sebab menyisakan celah-celah di antara tumpukan agregat yang sangat kecil.

Agregat Halus

perbedaan-agregat-halus.jpg

Agregat halus yang sering digunakan dalam membuat beton yakni pasir. Menurut proses kejadiannya, ada dua jenis pasir antara lain pasir alam dan pasir buatan. Pasir alam terbentuk secara alami dari peristiwa pelapukan batuan. Sedangkan pasir buatan dibuat oleh manusia menggunakan alat-alat berat yang berfungsi untuk memecah batu sehingga ukurannya berubah menjadi sangat halus. Syarat pasir yang baik yaitu butirannya tajam, bersifat keras dan kekal, serta bersih dari lumpur dan sampah.

Perbedaan

Jadi apa bedanya agregat halus dan agregat kasar? Jawabannya adalah agregat halus akan menembus ayakan yang mempunyai lubang berukuran 4,8 mm (SII.0052,1980), 4,75 mm (ASTM C33,1982), atau 5,0 mm (BS.812,1976). Berbeda dengan agregat kasar yang tidak akan menembus ayakan-ayakan yang memiliki lubang dengan ukuran tersebut. Perlu diketahui SII, ASTM, dan BS adalah standar-standar yang biasa dipakai dalam konstruksi bangunan.

Sabtu, 25 Maret 2017

10 Perbedaan Jalan Aspal dan Jalan Beton

Apakah perbedaan antara jalan aspal dan jalan beton? Jalan memiliki fungsi utama sebagai penghubung antara suatu daerah dengan daerah lain. Berkat adanya jalan, kita bisa pergi ke suatu tempat dengan lebih cepat, lebih mudah, dan lebih nyaman. Tidak jarang kita mendengar berita di mana suatu daerah menjadi terisolir karena jalan utamanya terputus akibat mengalami kerusakan atau terkena bencana alam.

Pada mulanya manusia membuat jalan hanya dengan menebang pohon-pohon yang menghalanginya. Namun seiring dengan kemajuan zaman, ada banyak sekali material bangunan yang dapat digunakan sebagai bahan pembuat jalan. Dua di antaranya yaitu aspal dan beton. Dalam dunia sipil, jalan aspal biasa disebut sebagai perkerasan lentur. Sedangkan sebutan lain untuk jalan beton ialah perkerasan kaku. Julukan tersebut diambil dari sifat-sifat yang dimiliki oleh jalan aspal maupun jalan beton.

Jalan Aspal

perbedaan-jalan-aspal.jpg

Jalan aspal dibuat menggunakan bahan pengikat berupa campuran aspal panas atau hot mix. Menariknya, tingkat penggunaan jalan aspal bisa menjadi pertanda kondisi perkembangan suatu daerah. Kadar kandungan aspal pada pembuatan jalan ini bisa mencapai 60 persen. Untuk memenuhi kebutuhan aspal tersebut, saat ini Indonesia masih mengimpornya dari luar negeri.

Kelebihan yang dimiliki oleh jalan aspal antara lain biaya pembangunan awal relatif lebih murah, permukaannya lebih halus, lebih murah bila diaplikasikan pada jalan dengan lalu lintas ringan, serta perawatannya lebih mudah. Jenis jalan ini sangat direkomendasikan untuk tanah yang kondisinya sudah stabil. Sayangnya jalan aspal rentan sekali mengalam kerusakan jika terus tergenangi air. Pembuatan jalan aspal juga sebaiknya tidak dilakukan di atas tanah yang memiliki kondisi buruk.

Jalan Beton

perbedaan-jalan-beton.jpg

Jalan beton terbuat dari plat beton semen lapis pondasi dan lapis pondasi bawah di atas tanah dasar. Oleh karena itu, kekuatan perkerasan jalan ini diperoleh dari plat beton yang menyusunnya. Setidaknya pembuatan jalan beton memakai beton mutu K-300 dengan tebal minimal 20 cm. Tujuannya agar tahan aus akibat roda lalu lintas, mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap pelapukan akibat cuaca, serta perawatannya lebih mudah.

Jalan beton mempunyai keunggulan yaitu mampu menahan beban yang berat, tahan dari genangan air, biaya perawatannya lebih murah, bisa dibuat di atas tanah yang lemah, dan material-material pembuatnya gampang diperoleh. Jalan tipe ini sangat direkomendasikan untuk lalu lintas yang padat di atas tanah yang kondisinya labil. Namun kelemahannya ialah biaya pembangunan awalnya lebih mahal, kehalusan permukaannya sangat dipengaruhi oleh proses pengecoran, dan warnanya terlihat gersang.

Perbedaan

Dari artikel di atas, kita bisa mengambil kesimpulan kalau beda antara jalan aspal dan jalan beton meliputi :

  1. Bahan baku keduanya jelas berbeda. Jalan aspal terbuat dari campuran aspal panas dan jalan beton terbuat dari campuran adukan beton.
  2. Biaya pembangunan jalan aspal relatif lebih murah daripada jalan beton.
  3. Jalan beton mampu menahan beban yang lebih berat dibandingkan jalan aspal.
  4. Jalan beton tahan terhadap genangan air, tetapi jalan aspal tidak tahan.
  5. Perbaikan jalan beton lebih mudah dilakukan ketimbang jalan aspal.
  6. Tetapi biaya yang diperlukan untuk memperbaiki jalan aspal lebih sedikit dibandingkan dengan biaya perbaikan jalan beton.
  7. Jalan beton bisa dibangun di atas tanah dasar dengan kondisi apapun. Berbeda dengan jalan aspal yang harus dibuat di atas tanah dasar yang kondisinya stabil.
  8. Material-material pembuat jalan beton lebih mudah didapatkan.
  9. Tampilan jalan aspal jauh lebih bagus daripada jalan beton. Jalan beton akan tampak gersang, tandus, dan keras.
  10. Permukaan jalan aspal mempunyai tekstur yang lebih halus. Sebaliknya tekstur permukaan jalan beton tidak terlalu mulus dan agak bergelombang.

Senin, 06 Maret 2017

Perbedaan Zat Padat, Zat Cair, dan Zat Gas

Apakah perbedaan antara zat padat, zat cair, dan zat gas? Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti bersentuhan langsung dengan berbagai jenis materi. Materi ialah sesuai yang memiliki massa dan menempati ruang. Berdasarkan wujudnya, materi dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu padat, cair, dan gas.

Suatu materi dikatakan berwujud padat apabila materi tersebut mempunyai bentuk dan volume tertentu. Berbeda dengan materi yang disebut cair, meskipun materi ini memiliki volume tetapi bentuknya berubah-ubah. Sedangkan materi yang berwujud gas tidak mempunyai volume dan bentuk yang pasti karena partikel-partikel penyusunnya dapat bergerak sangat bebas.

zat-padat-cair-gas.jpg

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai perbedaan antara ketiga materi tersebut, Anda bisa mempelajari uraian berikut ini :

Zat Padat

Karakteristik utama yang dimiliki oleh suatu zat padat adalah memiliki volume dan bentuk yang jelas. Zat padat juga tersusun oleh partikel-partikel yang jarak rangkaiannya sangat rapat. Hal ini membuat susunan antar partikel tersebut tidak bisa bergerak dengan bebas. Oleh sebab itu, wujud zat padat selalu tetap dan tidak mudah berubah. Contoh benda-benda yang termasuk dalam golongan zat padat antara lain es, kayu, logam, kaca, bambu, daun, dan lain-lain.

Zat Cair

Zat cair adalah suatu zat yang mempunyai volume tertentu, namun bentuknya dapat berubah-ubah dengan sangat mudah. Ini dikarenakan jarak susunan antar partikel pada zat cair terbilang cukup renggang. Akibatnya partikel-partikel tersebut pun dapat bergerak dengan bebas, tetapi masih terbatas. Umumnya, bentuk yang ditampilkan oleh partikel-partikel penyusun zat cair sesuai dengan wadahnya. Contoh zat cair di antaranya air, sirup, madu, minyak, bensin, dan sebagainya.

Zat Gas

Zat yang tidak mempunyai volume yang tetap dan tidak memiliki bentuk yang pasti disebut zat gas. Kecenderungan yang dimiliki oleh zat gas ini merupakan akibat dari partikel-partikel pembentuknya tersusun dalam jarak yang sangat renggang. Karena jarak setiap partikel sangat jauh, maka ikatan yang terbentuk pun lemah sekali. Itu sebabnya, partikel-partikel tersebut dapat bergerak secara bebas dan semaunya sendiri. Contoh dari zat gas yang banyak ditemukan dalam aktivitas sehari-hari yaitu uap air, udara, asap, oksigen, karbondioksida, dan lain sebagainya.

Perbedaan

Dari uraian singkat di atas, maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa ada tiga perbedaan yang dimiliki oleh zat padat, zat cair, dan zat gas.

  1. Zat padat memiliki volume dan bentuk yang jelas. Zat cair memiliki volume yang jelas, tetapi bentuknya tidak jelas karena berubah-ubah. Zat gas memiliki volume dan bentuk yang tidak jelas.
  2. Jarak partikel penyusun zat padat adalah sangat rapat. Jarak partikel penyusun zat cair adalah cukup renggang. Jarak partikel penyusun zat gas adalah sangat renggang.
  3. Partikel-partikel penyusun zat padat tidak bisa bergerak bebas. Partikel-partikel penyusun zat cair bisa bergerak bebas secara terbatas. Partikel-partikel penyusun zat gas bisa bergerak sangat bebas.

Selasa, 28 Februari 2017

3 Perbedaan Jarak dan Perpindahan yang Benar

Apakah perbedaan antara jarak dan perpindahan? Khususnya Anda yang sekarang masih berstatus sebagai seorang pelajar, tentunya Anda sering sekali mendengar istilah jarak serta istilah perpindahan. Kedua istilah tersebut biasanya dapat ditemukan di mata pelajaran fisika. Tahukah Anda, antara jarak dengan perpindahan sebenarnya sangat berbeda, walaupun satuan yang dimiliki oleh kedua besaran ini adalah sama.

Untuk dapat memahami definisi antara jarak dan perpindahan dengan benar, marilah kita sama-sama membayangkan suatu peristiwa terlebih dahulu. Mari kita bayangkan Nabilah sedang duduk di suatu taman. Kemudian ia bergerak 8 m ke timur untuk bertemu dengan Boy. Lalu ia pergi lagi sejauh 5 m ke utara untuk membeli es krim. Akhirnya ia pergi lagi sejauh 8 m ke barat untuk menikmati es krim tersebut. Dari pergerakan Nabilah ini, ia sebenarnya telah melakukan perpindahan dan jarak di waktu yang sama.

perbedaan-jarak-dan-perpindahan.jpg

Jarak

Jarak adalah angka yang menjadi representasi dari perubahan posisi yang dialami oleh suatu benda pada lintasan tertentu. Jarak menunjukkan seberapa jauh perubahan posisi yang diakukan oleh benda tersebut. Misalnya pada contoh peristiwa di atas, Nabilah telah melakukan perubahan posisi dengan jarak 8 m + 5 m + 8 m yaitu 21 m. Karena jarak termasuk besaran skalar, maka jarak tidak memiliki arah sehingga Anda tidak perlu mempedulikan arah gerak perubahan posisi yang dilakukan oleh Nabilah.

Perpindahan

Perpindahan adalah perubahan posisi yang paling pendek yang dilakukan oleh suatu benda yang dihitung mulai dari posisi awal sampai dengan posisi akhir. Pengertian lebih singkatnya, perpindahan merupakan jarak terpendek dari posisi awal ke posisi akhir yang ditimbulkan oleh perpindahan posisi suatu benda. Ingat bahwa perpindahan tergolong sebagai besaran vektor sehingga kita wajib memperhatikan arahnya. Contohnya pada peristiwa di atas, kesimpulan akhirnya ialah Nabilah melakukan perpindahan 5 m ke utara.

Perbedaan

Berikut ini perbedaan-perbedaan antara jarak dan perpindahan, yaitu :

  1. Jarak adalah besaran skalar dan perpindahan termasuk besaran vektor.
  2. Jarak sama sekali tidak menghiraukan arah, tetapi perpindahan selalu mempedulikan arah perpindahan posisi suatu benda.
  3. Jarak dihitung menurut total perpindahan posisi yang dialami oleh suatu benda. Sedangkan penghitungan perpindahan hanya dilakukan dari posisi awal ke posisi akhir dengan memperhatikan arahnya.

Sabtu, 25 Februari 2017

Hai, Ini Lho Perbedaan DNA dan RNA!

Apakah perbedaan antara DNA dan RNA? DNA dan RNA mempunyai persamaan sekaligus juga perbedaan. Keduanya sama-sama merupakan asal-muasal dari semua kehidupan. Di dalamnya juga sama-sama tersimpan rangkaian asam amino yang menyimpan informasi suatu makhluk hidup. Menariknya, antara DNA dan RNA pun tersusun atas molekul-molekul makro yang sederhana serta bekerja di dalam proses sintesis protein.

Tapi tahukah Anda kalau sebenarnya DNA itu tidak sama dengan RNA. Perbedaan keduanya mencakup pada fungsi, letak, bentuk dan ukuran, sampai komponen gula. Bahkan kadar dan jenis basa nitrogen yang terkandung di dalamnya pun sangat jauh berbeda. Biar lebih memahami apa-apa saja faktor yang membedakan antara DNA dengan RNA, mari kita bahas secara bersama-sama!

perbedaan-dna-dan-rna.jpg

DNA (Deoxyribo Nucleic Acid)

Deoxyribo Nucleic Acid atau Asam Deoksribosa Nukleat adalah gugus asam amino yang berantai ganda dan berperan penting dalam mengendalikan aktivitas genetis dan sintetis protein. Di dalam DNA terkandung tiga basa nitrogen di antaranya purin, pirimidin, dan gugus fosfat. Oleh sebab itu, DNA mempengaruhi keturunan suatu makhluk hidup beserta sintetis proteinnya. DNA juga mengandung komponen gula deoksiribosa. Ukurannya panjang serta kadarnya sama sekali tidak mengalami perubahan. Adapun lokasi DNA terdapat di dalam inti sel.

RNA (Ribonucleic Acid)

Ribonucleic Acid atau Asam Ribosa Nukleat adalah gugus asam amino yang berantai tunggal dan berfungsi untuk melakukan sintesis protein. RNA memiliki kandungan dua basa nitrogen antara lain purin dan pirimidin. Kegunaan utama RNA ialah mengendalikan sintesis protein. Ukurannya pendek serta kadarnya dapat berubah. RNA terletak di inti sel, sitoplasma, dan ribosom. Komponen gula pada RNA tersusun oleh ribosa.

Perbedaan

Berdasarkan uraian singkat di atas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa faktor-faktor yang membedakan DNA dan RNA yaitu :

  1. DNA berfungsi mengendalikan faktor keturunan dan sintesis protein. Sedangkan fungsi RNA adalah mengendalikan sintesis protein saja.
  2. DNA hanya ada di dalam inti sel. Berbeda dengan RNA yang terdapat di inti sel, sitoplasma, dan ribosom.
  3. Komponen gula pada DNA terdiri dari deoksiribosa dan RNA tersusun atas ribosa.
  4. DNA berukuran panjang, tetapi RNA berukuran pendek.
  5. DNA mengandung tiga basa nitrogen yakni purin, pirimidin, dan gugus fosfat. Sementara itu, RNA mengandung dua basa nitrogen di antaranya purin dan pirimidin.
  6. Kadar yang terdapat pada DNA sama sekali tidak mengalami perubahan. Namun kadar di dalam RNA dapat berubah.

Rabu, 15 Februari 2017

5 Perbedaan antara Lemak dan Minyak

Apakah perbedaan antara lemak dan minyak? Tahukah Anda, lemak dan minyak sama-sama merupakan senyawa trigliserol yang tersusun atas triester dan gliserol. Jadi saat kedua bahan ini dihidrolisasi, maka akan menghasilkan asam lemak serta gliserol. Pada dasarnya, lemak adalah jenis trigliserol yang akan berwujud padat dalam kondisi suhu ruangan. Sedangkan minyak memiliki wujud cair di dalam suhu yang sama.

Antara lemak dan minyak juga sama-sama termasuk dalam golongan lipid. Perlu diketahui, lipid merupakan suatu golongan senyawa organik yang larut dalam zat pelarut non polar tetapi tidak larut dalam air. Lemak dan minyak memiliki sifat larut dalam zat pelarut non polar karena mempunyai tingkat kepolaran yang sama seperti zat-zat tersebut. Namun perlu diperhatikan bahwa derajat kepolaran suatu senyawa bisa mengalami perubahan akibat dari proses kimiawi.

Penggolongan lemak dan minyak dapat dilakukan berdasarkan empat faktor di antaranya yaitu :

  1. Kejenuhan

Meliputi asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh.

  1. Sifat Mengering

Meliputi minyak yang tidak mengering, minyak setengah mengering, dan minyak yang mengering.

  1. Sumber

Meliputi lemak dan minyak nabati serta lemak dan minyak hewani.

  1. Kegunaan

Meliputi minyak mineral, minyak nabati/minyak hewani, dan minyak atsiri.

perbedaan-lemak-dan-minyak.jpg

Sementara itu, perbedaan-perbedaan antara lemak dan minyak antara lain :

  1. Ikatan Rangkap Asam Lemak

Ada perbedaan mencolok antara jumlah ikatan rangkap yang terdapat di dalam lemak dan minyak. Asam lemak yang ada di lemak mempunyai sedikit ikatan asam rangkap (asam lemak jenuh). Sedangkan asam lemak yang terkandung pada minyak memiliki banyak ikatan rangkap (asam lemak tak jenuh).

  1. Titik Leleh

Secara umum, lemak mempunyai titik leleh yang lebih tinggi dibandingkan dengan titik leleh pada minyak. Bahkan selisih derajat titik leleh tersebut terpaut cukup jauh. Hal ini mengingat titik leleh minyak termasuk rendah ketimbang bahan-bahan lainnya yang membuatnya jauh lebih gampang terbakar.

  1. Wujud

Sama seperti yang telah kami sebutkan di atas, wujud yang dimiliki oleh lemak serta minyak pada suhu ruangan sama sekali tidak sama. Pada suhu ruangan, lemak umumnya memiliki wujud berupa benda padat. Berbeda dengan wujud minyak pada suhu ruang yaitu berupa benda cair.

  1. Sumber

Meskipun tidak pasti, namun secara garis besar asal usul lemak dan minyak berasal dari sumber yang beda. Pada umumnya, lemak berasal dari hewan. Namun minyak lebih banyak didapatkan dari tumbuh-tumbuhan.

  1. Reaktivitas

Ditinjau dari reaktivitasnya, lemak juga berbeda dengan minyak. Kebanyakan lemak bersifat kurang reaktif sehingga kualitasnya tidak cepat berubah dan tidak mudah tengik. Sayangnya minyak yang notabene mengandung ikatan rangkap pada asam lemaknya memiliki sifat reaktif sehingga mengakibatkan kondisinya gampang menjadi tengik.

Minggu, 29 Januari 2017

8 Perbedaan Masyarakat Tradisional dan Modern

Masyarakat adalah sejumlah manusia dalam arti seluas-luasnya dan terikat oleh suatu kebudayaan yang mereka anggap sama. Tahukah Anda, masyarakat tradisional memiliki perbedaan yang mendasar dengan masyarakat modern. Perbedaan-perbedaan tersebut mencakup aspek sosial, ekonomi, ilmu pengetahuan, adat istiadat, dan teknologi.

Pada dasarnya, masyarakat tradisional merupakan masyarakat yang lebih banyak dikuasai oleh adat-istiadat yang lama serta nilai dan norma yang berlaku. Penduduk di masyarakat ini umumnya memiliki mata pencaharian utama dalam sektor bercocok tanam, perikanan, atau peternakan. Sedangkan masyarakat modern ialah masyarakat yang perekonomiannya berdasarkan pasar secara luas, spesialisasi di bidang industri, dan pemakaian teknologi canggih.

masyarakat-tradisional-dan-modern.jpg

Di bawah ini faktor-faktor yang membedakan antara masyarakat tradisional dengan masyarakat modern, yaitu :

  1. Wilayah

Lumrahnya masyarakat modern tinggal secara menatap di suatu wilayah tempat tinggal yang terletak di daerah perkotaan. Sebaliknya masyarakat tradisional lebih senang hidup di lingkungan pedesaan. Beberapa masyarakat ini pun terbiasa untuk hidup secara berpindah-pindah dari suatu wilayah ke wilayah lainnya. Di Indonesia sendiri masih terdapat masyarakat yang hidupnya nomaden di pedalaman.

  1. Bahasa

Di dalam kesehariannya, masyarakat modern terbiasa berbicara dengan menggunakan bahasa ibu atau bahasa resmi suatu negara. Tidak sedikit pula sebagian dari masyarakat tersebut yang menguasai bahasa asing. Berbeda halnya dengan masyarakat tradisional, mereka lebih memilih berkomunikasi secara verbal memakai satu bahasa yakni bahasa daerah atau bahasa suku.

  1. Bangunan

Masyarakat tradisional mempunyai rumah khas yang memiliki arsitektur yang berbeda dengan rumah dari masyarakat tradisional lainnya. Pembangunan rumah-rumah tersebut juga memiliki pakem atau aturan dasar yang harus dipenuhi. Sebagai contoh, suku jawa memiliki rumah joglo yang bentuknya berbeda dengan rumah gadang, rumah panjang, atau rumah limas. Sementara itu, masyarakat modern memiliki rumah dengan bangunan yang fleksibel dan tidak memiliki aturan khusus.

  1. Peralatan

Alat-alat rumah tangga yang digunakan oleh masyarakat modern umumnya sudah dilengkapi dengan teknologi canggih. Hal ini membuat kinerja dari peralatan tersebut jauh lebih baik. Di sisi lain, masyarakat tradisional masih mengandalkan peralatan yang bersifat manual. Misalnya dalam membersihkan lantai rumah, masyarakat tradisional memakai sapu dan masyarakat modern menggunakan vacuum cleaner.

  1. Budaya

Masyarakat tradisional masih memegang teguh kebudayaan yang diwariskan oleh para leluhurnya. Mereka cenderung bersikap skeptis atau anti terhadap kebudayaan yang berasal dari luar daerah. Hal ini berbeda dengan masyarakat modern yang lebih terbuka terhadap kebudayaan yang berasal dari luar daerah bahkan luar negeri. Mereka akan memilah-milah kebudayaan tersebut sebelum benar-benar menerimanya. Sisi positif dari suatu kebudayaan akan diambil, tapi sisi negatifnya bakal langsung disingkirkan.

  1. Sosial

Sudah menjadi rahasia umum kalau seseorang yang tinggal di lingkungan yang termasuk dalam masyarakat modern cenderung akan bersifat individualis. Mereka cenderung tidak akan peduli dengan siapa pun orang di sekitarnya selagi orang-orang tersebut tidak menimbulkan dampak yang merugikan baginya. Meskipun begitu masyarakat modern pun gemar membantu, namun mengetahui dengan betul siapa sosok yang tengah dibantunya itu. Berbeda jauh dengan kehidupan sosial di masyarakat tradisional yang penuh dengan saling pengertian, tahu-menahu, dan gotong-royong.

  1. Makanan

Masyarakat tradisional biasanya mengonsumsi makanan yang banyak terdapat di lingkungan sekitarnya. Sebagai contoh, masyarakat di Papua menjadikan sagu sebagai makanan pokok karena pohon sagu banyak tumbuh di Tanah Papua. Berlainan dengan makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat modern, mereka umumnya memiliki pilihan bahan makanan yang lebih bervariasi. Termasuk salah satunya makanan impor yang didatangkan langsung dari luar negeri.

  1. Alat Transportasi

Untuk dapat berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lainnya, masyarakat tradisional biasanya memilih berjalan kaki atau menunggangi hewan. Selain karena masyarakat tersebut belum menguasai alat transportasi canggih, tidak adanya infrastruktur jalan yang memadai juga menjadi alasan utamanya. Sedangkan masyarakat modern sudah terbiasa menggunakan kendaraan bermotor untuk bepergian ke suatu daerah sehingga waktu tempuhnya pun menjadi jauh lebih singkat.

Jumat, 06 Januari 2017

Apa Perbedaan Tulang Rawan dan Tulang Sejati?

Tulang adalah rangka atau bagian rangka tubuh manusia atau binatang. Semua makhluk hidup yang berjenis vertebrata memiliki tulang sebagai penopang tubuh. Dengan kata lain, jika makhluk hidup tidak mempunyai tulang, maka ia tidak dapat berdiri dengan tegak. Proses pembentukan tulang sudah dimulai sejak bayi masih berada di dalam kandungan.

Berdasarkan karakteristiknya, tulang dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu tulang rawan serta tulang sejati. Pada dasarnya, tulang rawan bersifat elastis karena mengandung banyak kolagen. Berbeda dengan tulang sejati yang memiliki sifat kuat dan keras sebab telah mengalami proses pematangan tulang.

perbedaan-tulang-sejati-rawan.jpg

Biar Anda lebih paham tentang bedanya tulang rawan dengan tulang sejati, silakan cermati uraian berikut ini :

Tulang Rawan

Tulang rawan adalah tulang yang mempunyai serabut tebal serta matriks yang bersifat elastis. Tulang ini juga mengandung zat kolagen yang cukup tinggi sehingga membuat strukturnya lentur tetapi kuat. Karena usianya masih tergolong cukup muda, tidak ada saraf dan pembuluh darah di dalam tulang rawan ini.

Berikut ini tiga karakteristik utama yang dimiliki oleh tulang rawan, antara lain :

  1. Bersifat lunak, lentur, dan tidak mudah patah.
  2. Tersusun atas sel-sel chondrocyte.
  3. Kaya akan kolagen, tetapi sedikit mengandung kalsium.

Tulang Sejati

Tulang sejati adalah tulang yang sudah mengalami proses pematangan tulang (osifikasi) sehingga menjadikan struktur yang dimilikinya bersifat lebih keras. Di dalam matriks tulang sejati terkandung zat kolagen yang sedikit. Sebaliknya, tulang ini justru banyak mengandung zat-zat anorganik yang lain seperti kalsium, fosfor, mangan, kalium, bikarbonat, sirat, natrium, dan sebagainya.

Tulang keras mempunyai sejumlah karakteristik khusus yaitu :

  1. Bersifat keras, kaku, dan mudah patah.
  2. Disusun oleh sel-sel osteocyte.
  3. Banyak mengandung kalsium dan sedikit mengandung kolagen.

Tahukah Anda, seiring dengan bertambahnya usia tulang rawan, tulang tersebut akan berubah menjadi tulang sejati melalui proses osifikasi. Adapun pengertian dari proses osifikasi adalah suatu proses penulangan yang terjadi pada tulang rawan sehingga berubah karakteristiknya menjadi tulang sejati. Proses ini bisa terjadi pada tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek.

Perbedaan

Berdasarkan uraian singkat di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa perbedaan-perbedaan antara tulang rawan dan tulang sejati di antaranya :

  1. Tulang rawan bersifat lunak, tetapi tulang sejati bersifat keras.
  2. Berbeda dengan tulang rawan yang lentur, tulang sejati justru sangat kaku.
  3. Tulang rawan tidak mudah patah karena sifatnya elastis. Sedangkan tulang sejati lebih gampang mengalami patah.
  4. Tulang rawan tersusun atas sel chondrocyte dan tulang sejati disusun oleh sel osteocyte.
  5. Tulang rawan jauh lebih banyak mengandung zat kolagen daripada tulang sejati.
  6. Kandungan kalsium di dalam tulang sejati jauh lebih banyak dibandingkan tulang rawan.

Kamis, 29 Desember 2016

Perbedaan Drama Kolosal dan Drama Panggung

Apakah perbedaan antara drama kolosal dan drama panggung? Drama merupakan komposisi prosa atau syair yang diharapkan bisa memberikan gambaran tentang watak dan kehidupan melalui dialog dan tingkah laku yang dipentaskan. Drama berisi tentang cerita atau kisah yang melibatkan emosi atau konflik yang khusus dibuat untuk pertunjukan teater.

Drama memiliki unsur-unsur pembentuk, baik itu intrinsik maupun ekstrinsik. Beberapa unsur intrinsik drama yaitu tema, alur, penokohan, latar, dan amanat. Sedangkan unsur-unsur ekstrinsik yang terdapat pada drama di antaranya produser, sutradara, pemain, tim kreatif, tim make up, tim kostum, tim sound system, dan tim-tim pendukung yang lain. Semua unsur drama tersebut selalu berkaitan satu dengan yang lain membentuk kesatuan yang padu.

Berdasarkan penyajian lakon, drama dapat dibedakan menjadi 8 jenis antara lain :

  1. Drama tragedi adalah drama yang memuat cerita yang penuh dengan kesedihan.
  2. Drama komedi adalah drama yang penuh dengan cerita kelucuan dan menghibur.
  3. Drama tragikomedi adalah drama yang terbentuk dari perpaduan antara cerita yang sedih, lucu, dan menghibur.
  4. Drama melodrama adalah drama yang pengucapannya diiringi dengan musik atau melodi.
  5. Drama opera adalah drama yang pengucapannya dilakukan dengan bernyanyi dan diiringi musik.
  6. Drama farce adalah drama yang berisi tentang kritikan, menyerupai dagelan.
  7. Drama tablo adalah drama yang lebih mengutamakan gerak daripada pengucapan.
  8. Drama sendratari adalah drama yang gerak-geriknya dilakukan dengan menari.

Sedangkan menurut sarana pementasannya, ada 6 macam drama yang meliputi :

  1. Drama panggung adalah drama yang dipentaskan di atas panggung.
  2. Drama radio adalah drama disajikan melalui radio sehingga hanya bisa dinikmati lewat pendengaran dari radio, serta tidak dapat dilihat dan dirasakan.
  3. Drama televisi adalah drama yang disajikan di televisi sehingga hanya dapat dilihat dan didengar tanpa bisa disentuh.
  4. Drama film adalah drama yang ditampilkan di layar lebar atau bioskop.
  5. Drama wayang adalah drama yang dipadukan bersama pementasan wayang.
  6. Drama boneka adalah drama yang menggunakan boneka-boneka sebagai tokoh pemainnya.

perbedaan-drama-kolosal-panggung.jpg

Drama Panggung

Sesuai uraian di atas, drama panggung pada dasarnya merupakan drama yang dimainkan di atas panggung. Panggung sendiri adalah lantai yang terbuat dari papan, bambu, dan sebagainya yang diberi tiang. Hal ini membuat posisi panggung lebih tinggi daripada area di sekitarnya. Selain untuk mementaskan drama, panggung juga biasanya dipakai untuk bermain sandiwara, menyampaikan pidato, dan lain-lain.

Drama Kolosal

Drama kolosal adalah drama yang dipentaskan oleh banyak pemain (tokoh). Ukuran banyaknya jumlah pemain tersebut tidak menentu, tetapi patokannya ialah jumlah tokoh lebih banyak daripada pementasan drama pada umumnya. Tema yang diusung oleh drama ini biasanya seputar kerajaan, kesaktian, dan peperangan. Misalnya pada kondisi peperangan, drama kolosal akan menampilkan lebih dari 50 orang untuk memerankan adegan berperang sehingga tercipta suasana yang sangat mirip dengan aslinya.

Perbedaan

Untuk dapat membedakan antara drama panggung dan drama kolosal dibutuhkan pemahaman yang matang akan masing-masing jenis drama ini. Suatu drama bisa disebut sebagai drama panggung apabila dipentaskan di atas panggung. Jadi ukuran ruangan pementasannya pun relatif sempit sehingga mampu menampung pemaian dalam jumlah yang terbatas. Sedangkan syarat utama suatu drama bisa disebut drama kolosal ialah jumlah pemainnya harus lebih banyak daripada pementasan drama secara umum. Oleh karena itu, drama kolosal selalu dipentaskan langsung di lantai, bukan di atas panggung.

Sabtu, 17 Desember 2016

Perbedaan antara Tugu dan Monumen

Apakah perbedaan antara tugu dan monumen? Indonesia mempunyai beraneka ragam tugu serta monumen yang dibangun di seluruh penjuru Nusantara, mulai dari Sabang hingga Merauke. Pada dasarnya, kedua bangunan ini sama-sama berfungsi sebagai penanda atas peristiwa bersejarah yang telah terjadi di suatu tempat. Tapi tahukah Anda, kalau sebenarnya tugu itu berbeda dengan monumen?

Berdasarkan pengertian dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tugu adalah tiang besar dan tinggi yang dibuat dari batu, bata, dan sebagainya. Sementara itu, monumen adalah bangunan atau tempat yang mempunyai nilai sejarah yang penting dan karena itu dipelihara dan dilindungi negara. Dari pengertian ini saja kita sudah bisa menarik kesimpulan bahwasanya tugu dan monumen memiliki pengertian yang berbeda.

perbedaan-tugu-dan-monumen.jpg

Tugu

Tugu biasanya berbentuk bangunan yang besar, tinggi, dan menjulang. Bangunan ini terbuat dari batu, batubata, atau material-material yang lain. Fungsi utama tugu ialah sebagai penanda suatu tempat, peristiwa sejarah, serta tokoh masyarakat. Berdasarkan maksud pembuatannya, tugu dapat dibedakan menjadi empat jenis antara lain :

  1. Tugu peringatan adalah tugu yang dibangun untuk memperingati suatu peristiwa bersejarah yang penting.
  2. Tugu patung adalah tugu yang dibuat untuk mengenang tokoh tertentu yang berkaitan dengan suatu tempat.
  3. Tugu penanda jejak adalah tugu yang dibikin sebagai marka tapak untuk keperluan membantu perjalanan, khususnya mempermudah navigasi.
  4. Tugu gapura adalah tugu yang dibuat untuk menandakan pintu masuk menuju ke lingkungan tertentu yang bersifat terbatas.

Monumen

Monumen umumnya dibangun dengan tujuan untuk memperingati seseorang atau peristiwa yang dianggap penting oleh suatu masyarakat. Monumen merupakan bagian dari peringatan kejadian yang telah terjadi pada masa lampau. Beberapa monumen juga dibuat untuk memperindah tampilan suatu tempat. Bangunan-bangunan yang mempunyai nilai historis pun dapat disebut sebagai monumen.

Ada beberapa jenis monumen di antaranya :

  1. Bangunan yang dibuat untuk markah tanah. Contoh : Menara Petronas.
  2. Tugu peringatan untuk mengenang tokoh tertentu. Contoh : Gerbang India.
  3. Bangunan keagamaan. Contoh : Borobudur.
  4. Pilar yang dilengkapi patung. Contoh : Pilar Nelson.
  5. Nisan untuk tokoh yang telah meninggal. Contoh : Piramida Giza.
  6. Makam untuk tokoh yang penting. Contoh : Taj Mahal.
  7. Monolit untuk keperluan peringatan ritual. Contoh : Stonehenge.
  8. Obelisk untuk memperingati tokoh/peristiwa penting. Contoh : Monumen Nasional.
  9. Patung yang menyimbolkan tokoh penting. Contoh : Patung Liberty.
  10. Gerbang untuk memperingati keberhasilan militer. Contoh : Arc de Triomphe.
  11. Kawasan bekas medan perang. Contoh : Sakigahara.
  12. Monumen untuk kawasan alam. Contoh : Monumen Khatulistiwa.

Perbedaan

Jadi tugu merupakan salah satu jenis dari monumen. Tugu adalah monumen yang dibuat untuk memperingati sejarah, tokoh, atau tempat yang dianggap penting. Tugu dibangun setelah terjadinya suatu peristiwa bersejarah. Tugu juga bisa dikatakan sebagai monumen yang berbentuk besar, tinggi, dan menjulang. Namun pada umumnya ukuran luas tugu lebih sempit daripada monumen-monumen yang lain. Hal ini beda dengan monumen merujuk pada semua bangunan yang mempunyai nilai historis.

Selasa, 06 Desember 2016

Ini Empat Perbedaan Laut dan Samudra

Apakah perbedaan antara laut dan samudra? Seperti kita tahu, sebagian besar wilayah bumi terdiri atas perairan. Berdasarkan letaknya, wilayah perairan tersebut dapat dikelompokkan menjadi beberapa macam. Dua di antaranya yaitu laut dan samudra.

Laut adalah kumpulan air asin (dalam jumlah yang banyak dan luas) yang menggenangi dan membagi daratan atas benua atau pulau. Sedangkan samudra dapat diartikan sebagai lautan yaitu air laut yang luas sekali. Jadi pada dasarnya laut dengan samudra itu sama. Meskipun begitu ada hal-hal mendasar yang membedakan antara laut dan samudra.

perbedaan-laut-dan-samudra.jpg

Laut

Laut secara prinsip merupakan kumpulan air asin yang luas. Laut umumnya memisahkan pulau satu dengan pulau yang lainnya atau menghubungkan antar-benua. Kandungan di dalam air laut terdiri atas air murni sebanyak 96,5 persen dan material lain hingga 3,5 persen. Itulah kenapa, sifat-sifat fisis pada air laut sangat dipengaruhi oleh karakteristik air murni yang menyusunnya. Contoh-contoh laut di antaranya Laut Jawa, Laut Arafuru, Laut Maluku, Laut Seram, Laut Cina Selatan, Laut Karibia, Laut Mediteran, dan Laut Natuna.

Samudra

Samudra adalah laut yang sangat luas. Air asin pada samudra terbentuk secara sambung-menyambung meliputi permukaan bumi yang dibatasi oleh benih sampai kepulauan yang besar. Bumi memiliki wilayah samudra seluas 361 juta km2 atau 71 persen dari luas total permukaan bumi. Isi samudra kurang lebih 1.370 juta km2 dan kedalaman rata-ratanya mencapai 3.790 m. Ada 5 samudra yang terdapat di muka bumi antara lain Samudra Hindia, Samudra Pasifik, Samudra Arktik, Samudra Atlantik, dan Samudra Antartika.

Perbedaan

Jadi, apakah beda laut dengan samudra?

  1. Laut adalah wilayah air asin yang luas. Contoh Laut Arafuru. Sedangkan samudra adalah wilayah laut yang luas sekali. Contoh Samudra Hindia.
  2. Pada dasarnya, laut terbentang di beberapa pulau atau negara. Contoh Laut Jawa terbentang di Pulau Jawa, Pulau Sumatra, dan Pulau Kalimantan. Dan samudra membentang dengan menghubungkan benua. Contoh Samudera Hindia membentang di Benua Asia, Afrika, dan Australia. Kalau pun ada laut yang menghubungkan dua benua atau lebih, maka wilayahnya tidak terlalu luas.
  3. Samudra selalu mempunyai kedalaman yang jauh lebih dalam dibandingkan dengan laut. Contoh Samudera Pasifik mempunyai kedalaman 11.033 m di bawah permukaan air laut. Sedangkan Laut Jepang memiliki kedalaman 1.501 m di bawah permukaan air laut.
  4. Wilayah samudra juga lebih luas daripada wilayah laut. Contoh Samudra Hindia memiliki luas mencapai 73.556.000 km2. Sementara Laut China Selatan mempunyai luas 3.500.000 km2.

Jumat, 02 Desember 2016

3 Perbedaan Akar Tunggang dan Akar Serabut

Apakah perbedaan antara akar tunggang dan akar serabut? Akar merupakan bagian pokok tanaman yang tumbuh menuju ke dalam inti bumi. Pada dasarnya, akar berfungsi untuk menahan tanaman agar dapat berdiri kokoh serta menyerap ari dan zat hara dari dalam tanah. Setelah diperoleh, air dan zat hara tersebut akan diangkut ke bagian tanaman lain yang membutuhkannya.

Akar selalu tumbuh mengarah ke pusat bumi atau menuju ke air serta meninggalkan udara dan cahaya. Akar biasanya berwarna keputih-putihan atau kekuning-kuningan dan tidak memiliki buku-buku atau ruas. Ujung akar berbentuk runcing untuk memudahkannya dalam menembus tanah. Hal ini mengingat akar akan terus mengalami pertumbuhan selama tanaman masih hidup.

perbedaan-akar-tunggang-serabut.jpg

Pada umumnya ada dua jenis akar yaitu akar tunggang dan akar serabut.

Akar Tunggang

Akar tunggang pada umumnya dimiliki oleh tanaman dikotil. Kegunaan utama dari akar tersebut ialah tempat penyimpanan makanan. Akar tunggang terdiri dari satu akar utama yang merupakan kelanjutan dari batang dan akar-akar kecil yang merupakan kelanjutan dari akar utama. Beberapa contoh tanaman yang mempunyai akar tunggang antara lain wortel, ubi jalar, kedelai, jeruk, mangga, dan melinjo.

Akar Serabut

Akar serabut adalah akar yang terdiri atas banyak akar-akar kecil yang berukuran relatif sama sehingga membentuk serabut. Akar ini tumbuh dari bagian pangkal batang tanaman. Tumbuhan monokotil selalu dilengkapi dengan akar serabut. Kendati demikian ada beberapa tanaman dikotil yang berakar serabut, khususnya jika bibit tanaman tersebut diperoleh melalui stek atau cangkok. Akar serabut berfungsi untuk menahan tanaman supaya mampu berdiri kokoh. Adapun contoh tanaman yang memiliki akar serabut yaitu jagung, daun bawang, padi, rumput, kelapa, dan tanaman dari setek atau cangkok.

Perbedaan

Lantas, apa sih bedanya akar tunggang dengan akar serabut?

  1. Akar tunggang terdiri atas akar utama dan beberapa akar cabang. Sedangkan akar serabut terdiri atas banyak akar-akar yang berukuran relatif sama.
  2. Secara alami, akar tunggang hanya dimiliki oleh tanaman dikotil dan akar serabut dimiliki oleh tanaman monokotil. Pengecualian ditujukan pada tanaman yang ditumbuhkan dari stek atau cangkok, tanaman ini akan mempunyai akar serabut.
  3. Pada dasarnya, akar tunggang berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan makanan. Berbeda dengan akar serabut yang memiliki fungsi utama sebagai penahan batang tanaman agar dapat berdiri kokoh.

Sabtu, 26 November 2016

Perbedaan Karet Alam dan Karet Sintetis

Apakah perbedaan antara karet alam dan karet sintetis? Berdasarkan metode dalam memperolehnya, karet dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu karet alam serta karet sintetis. Pada dasarnya, karet alam berasal dari getah pohon karet yang disebut lateks. Sedangkan karet sintetis terbuat dari bahan-bahan kimia.

Baik karet alam maupun karet sintetis mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Misalnya karet alam mempunyai daya elastisitas yang lebih baik, plastis, tidak cepat panas, dan tidak mudah retak. Sedangkan karet sintetis unggul dalam ketahanannya yang sangat awet. Tapi apa bedanya sih karet alam dengan karet sintetis itu?

karet-alam-dan-sintetis.jpg

Karet Alam

Karet alam terbuat dari lateks kebun, lembar angin, lapisan (slab) tipis, dan gumpalan (lump) segar yang berasal dari pohon karet. Sebelum diangkut ke pabrik, bahan-bahan ini telah mengalami pengolahan yang secara minim oleh penyadap. Karet yang sudah diolah dari lateks bisa digolongkan menjadi lembaran (sheet) dan lembaran tebal (crepe). Karakteristik yang dimiliki karet alam antara lain memiliki daya elastis yang baik, daya lentur yang bagus, bersifat plastis, tidak cepat panas, dan tidak gampang mengalami keretakan.

Karet Sintetis

Bahan baku pembuatan karet sintetis adalah minyak batubara, minyak gas alam, dan acetylene. Menurut kegunaannya, karet sintetis bisa dibedakan menjadi karet sintetis untuk kegunaan umum serta karet sintetis untuk kegunaan khusus. Contoh karet sintetis untuk kegunaan umum yaitu IR (Isoprene Rubber), SBR (Styrene Butadiene Rubber), dan PR (Polybutadiene Rubber). Sedangkan contoh-contoh karet sintetis untuk kegunaan khusus di antaranya EPR (Etylene Propylene Rubber), IIR (Isobutene Isoprene Rubber), CR (Chloroprene Rubber), dan NBR (Nytrite Butadine Rubber).

Perbedaan

Pada dasarnya, perbedaan antara karet alam dan karet sintetis terletak pada bahan bakunya. Karet alam terbuat dari getah pohon karet, tetapi karet sintetis dibikin dari minyak batubara, minyak gas alam, dan acetylene. Perbedaan pada bahan-bahan dasar pembuatan kedua karet tersebut mengakibatkan karakteristik yang dimilikinya juga berbeda.

Karet alam mempunyai daya elastis/lenting yang sempurna, plastisitas yang baik, tidak mudah panas, dan tidak gampang retak. Sayangnya bahan bakunya langka sehingga harganya pun mahal. Berbeda dengan karet sintetis yang memiliki daya tahan yang bagus, anti hama, harganya stabil, dan stoknya melimpah. Namun karet sintetis mempunyai tekstur yang kurang kenyal dan kurang tahan terhadap gesekan

Kamis, 10 November 2016

Sudah Tahu 8 Perbedaan Hewan dan Tumbuhan?

Apakah perbedaan antara hewan dan tumbuhan? Anda tentu mengenal hewan serta tumbuhan sebagai makhluk hidup yang ada di muka bumi ini. Keduanya sama-sama melengkapi manusia dalam mengisi kehidupan di dunia. KBBI mengartikan hewan/binatang sebagai makhluk bernyawa yang mampu bergerak dan mampu bereaksi terhadap rangsangan tetapi tidak berakal budi. Sedangkan tumbuhan adalah makhluk hidup yang berinti sel dan mengandung klorofil.

Walaupun sama-sama merupakan makhluk hidup, hewan tidak sama dengan tumbuhan. Perbedaan yang paling mendasar ialah hewan bisa berpindah tempat, tetapi tumbuhan tidak. Begitu pula dengan tumbuhan yang mengandung klorofil, namun hewan tidak memiliki kandungan zat ini. Nah biar lebih jelas dalam mencari tahu perbedaan antar keduanya, alangkah baiknya kita mengupas pengertian hewan dan tumbuhan terlebih dahulu.

perbedaan-hewan-dan-tumbuhan.jpg

Hewan

Hewan adalah kelompok organisme yang diklasifikasikan di dalam kerajaan animalia. Di bahasa indonesia, kata hewan memiliki padanan kata binatang, fauna, dan satwa. Hewan mempunyai sel dalam jumlah yang banyak (multiseluler). Kumpulan sel tersebut membentuk jaringan yang tersusun berdasarkan fungsi dan kegunaannya. Hewan tidak mampu memproduksi energi sendiri sehingga harus mengambil dari lingkungan alam.

Karakteristik yang dimiliki oleh hewan di antaranya mampu bergerak dan cepat tanggap terhadap segala bentuk rangsangan dari luar. Hewan juga mengalami pertumbuhan hingga mencapai ukuran tertentu. Ia membutuhkan bahan makanan yang berbentuk kompleks. Hewan pun mempunyai jaringan tubuh yang bersifat lunak.

Adapun ciri-ciri hewan adalah sebagai berikut :

  1. Hewan termasuk organisme multiseluler, hetereotrofik, dan eukariota.
  2. Hewan mempunyai sel yang tidak dilengkapi dengan dinding sel yang kuat.
  3. Hewan dapat bergerak secara aktif karena memiliki jaringan otot dan jaringan saraf.
  4. Hewan pada dasarnya hanya melakukan proses reproduksi secara generatif.
  5. Hewan dilengkapi alat pernapasan yang bermacam-macam sesuai habitatnya.
  6. Hewan membutuhkan bahan makanan untuk mendukung kehidupannya.

Tumbuhan

Tumbuhan adalah kelompok organisme yang diklasifikasikan ke dalam kerajaan plantae. Ini merupakan organisme eukariota multiseluler. Tumbuhan terdiri atas sejumlah klad antara lain tumbuhan berbunga, tumbuhan berbiji terbuka, lycopodiopsida, paku-pakuan, lumut, dan alga. Kebanyakan tumbuhan bersifat autotrof karena mampu membuat energinya sendiri melalui proses fotosintesis.

Ciri-ciri khas yang dimiliki oleh tumbuhan adalah bagian tubuhnya yang didominasi oleh warna hijau. Hal ini disebabkan tumbuhan mengandung klorofil yang berperan penting dalam mendukung terjadinya proses fotosintesis. Tumbuhan mempunyai dinding sel yang kuat karena mengandung selulosa. Tumbuhan juga bersifat stasioner alias tidak bisa berpindah atas keinginannya sendiri, kecuali alga bersifat motil karena dilengkapi flagelum.

Perbedaan

Farof merangkum perbedaan antara hewan dan tumbuhan di bawah ini!

  1. Semua hewan bersifat heterotrof. Tetapi sebagian besar tumbuhan bersifat autotrof dan sebagian kecil lainnya bersifat heterotrof.
  2. Berbeda dengan hewan, tumbuhan selalu mengandung klorofil.
  3. Susunan tubuh pada hewan senantiasa tetap. Berbeda dengan susunan tubuh pada tumbuhan yang berganti-ganti.
  4. Hewan lebih peka terhadap rangsangan daripada tumbuhan karena mempunyai sistem saraf.
  5. Ukuran dan bentuk tumbuhan gampang berubah sesuai dengan kondisi lingkungan di sekitarnya. Sementara hewan tidak.
  6. Kandungan cairan zat garam pada hewan lebih banyak dibandingkan dengan tumbuhan.
  7. Keanekaragaman spesies hewan juga jauh lebih banyak ketimbang keanekaragaman pada tumbuhan.
  8. Tidak sama dengan hewan, dinding sel yang dimiliki oleh tumbuhan cukup tebal dan vakuolanya berukuran besar.

Sabtu, 05 November 2016

Cari Tahu Perbedaan Darah dan Limfe di Sini!

Apakah perbedaan antara darah dan limfe? Anda pasti sudah mengetahui apa itu darah? Lalu bagaimana dengan limfe, apakah Anda juga mengetahuinya? Perlu diketahui, limfe biasanya disebut pula sebagai getah bening.

KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) mengartikan darah sebagai cairan terdiri atas plasma, sel-sel merah dan putih yang mengalir dalam pembuluh darah manusia dan binatang. Sedangkan limfe atau limfa adalah cairan (getah) bening yang terdapat di dalam badan menyerupai plasma darah dan mengandung sel darah putih, tetapi tidak mengandung sel darah merah. Nah sebelum kita membahas perbedaan antara keduanya, marilah kita memahami terlebih dahulu apakah gerangan darah dan limfe itu?

perbedaan-darah-dan-limfe.jpg

Darah

Darah merupakan jaringan ikat cairan yang sangat kompleks yang membawa berbagai jenis zat dan sel ke seluruh area tubuh. Darah berasal dari perubahan plasma menjadi sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Darah berfungsi untuk mengedarkan nutrisi dari bahan makanan yang sudah dicerna, termasuk juga mendistribusikan udara dari sistem pernapasan dan membuang bahan limbah. Darah pun berguna untuk mengatur suhu tubuh serta menjaga keseimbangan kadar air dan pH dalam tubuh secara konstan.

Limfe

Limfe (getah bening) adalah cairan berwarna kuning keputih-putihan yang berasal dari darah yang disaring melalui dinding kapiler di dalam jaringan tubuh. Limfe tidak hanya ada di pembuluh limfatik, tetapi juga d berbagai rongga tubuh semisal rongga di sendi, rongga selom, rongga perikardial, rongga pleura, dan lain-lain. Fungsi limfe yaitu sebagai pelumas antara darah dan jaringan. Limfe berperan penting pula dalam mengedarkan lemak yang telah dicerna, lemak terlarut dalam vitamin, dan sebagainya. Selain itu, limfe bermanfaat untuk menyaring dan membuang partikel-partikel asing dari dalam tubuh, menyimpan sel imunologi kompeten, serta membawa lemak dan lipid dari usus kecil ke dalam darah.

Perbedaan

Perbedaan antara darah dan limfe dapat dijelaskan sebagai berikut :

  1. Darah berwarna merah karena mengandung hemoglobin. Sementara limfe berkelir kuning keputih-putihan sebab mengandung lemak yang berasal dari usus.
  2. Berbeda dengan darah yang tersusun atas banyak sel darah, limfe hanya dibentuk oleh satu sel limfosit. Limfosit merupakan bagian dari sel darah putih yang berperan sebagai sistem imunitas tubuh dan menghasilkan antibodi.
  3. Sama halnya dengan plasma darah, limfe juga mengandung protein. Bedanya kandungan protein pada limfe lebih sedikit. Selain itu, limfe pun mengandung protein yang diproduksi oleh usus.
  4. Pembuluh limfe juga tidak sama dengan pembuluh darah. Pembuluh ini dilengkapi dengan katup lebih banyak yang berstruktur menyerupai vena kecil dan bercabang-cabang halus dengan ujung yang terbuka. Dari sinilah jalur masuk cairan jaringan tubuh menuju ke dalam pembuluh limfe. Sedangkan darah beredar dalam jalur yang tertutup.
  5. Sistem vaskular darah disusun oleh darah, arteri, vena, dan jantung. Lain halnya dengan sistem limfatik yang terdiri dari getah bening, kelenjar getah kapiler, kelenjar getah bening, dan pembuluh getah bening.
  6. Darah merupakan sistem peredaran transportasi utama di dalam tubuh dan limfe berperan sebagai sistem transportasi yang bersifat paralel.
  7. Pembuluh darah mengandung sel darah merah, tetapi pembuluh limfe tidak.
  8. Jika dibandingkan, darah mempunyai kandungan protein, nutrisi, dan limbah yang lebih tinggi daripada limfe.

Sabtu, 22 Oktober 2016

5 Perbedaan Penting antara File dan Folder

Anda tentu pernah mendengar istilah file dan folder dalam kehidupan sehari-hari kan? Tepat sekali. Kedua istilah ini memang sama-sama berhubungan dengan komputer. Lantas, apa sih yang dimaksud dengan file itu? Apa pula pengertian dari folder? Tidak kalah penting, apakah Anda sudah tahu perbedaan antara file dan folder?

Jika dianalogikan dengan koran, majalah, atau tabloid yang ada di dalam sebuah rak buku, maka file bisa diibaratkan sebagai buku-buku tadi. Sedangkan folder adalah lemari yang menjadi tempat penyimpanannya agar susunannya rapi sehingga gampang dicari. Nah biar lebih jelas, silakan simak uraian sebagai berikut!

perbedaan-file-dan-folder.jpg

File

File adalah kumpulan data dan informasi yang diberikan penamaan secara digital. Data tersebut bisa berupa teks, gambar, video, program, presentasi, game, lagu, aplikasi, dan lain-lain. Nama file selalu terdiri atas dua kelompok yaitu nama file itu sendiri dan ekstensi yang dimilikinya. Ekstensi merupakan kode berupa deretan huruf yang dibuat otomatis oleh program sesuai standarnya. Contoh-contoh ekstensi yaitu doc, jpg, mp3, apk, avi, exe, xls, dan sebagainya.

Beberapa pengertian file menurut para ahli di antaranya :

  • Hendrayudi : file adalah data-data yang tersimpan di dalam media yang memiliki informasi berupa nama file, tanggal penyimpanan file, ciri file, dan atribut file.
  • Rachmat Hakim S : file adalah dokumen yang mengandung informasi tertentu yang bisa dibuka menggunakan program yang sesuai.
  • Edi S. Mulyati : file adalah urutan data yang dipakai untuk melaksanakan encode informasi digital untuk keperluan penyimpanan dan pertukaran data.
  • Sindhunata : file adalah kumpulan catatan arsip.
  • Mc Leod : file adalah koneksi record yang saling berhubungan seperti sebuah file dari sebuah record yang berisi filed kode-kode.

Folder

Folder merupakan tempat penyimpanan data secara digital. Dengan disimpan di dalam folder, susunan data akan lebih rapi dan mudah ditemukan. Berbeda halnya dengan file, folder sama sekali tidak mempunyai ekstensi. Folder yang berada di dalam sebuah folder disebut subfolder. Beberapa orang juga biasa menyebut folder awal/folder induk sebagai parent folder. Sedangkan sebutan lain untuk subfolder ialah child folder.

Perbedaan

Apa sajakah perbedaan-perbedaan yang dimiliki antara file dengan folder? Catat poin-poin di bawah ini!

  1. Pada hakikatnya, file adalah data dan folder merupakan tempat penyimpanan data.
  2. File selalu mempunyai ekstensi sesuai dengan jenis datanya. Tetapi folder tidak memilikinya.
  3. Icon yang ditunjukkan file tergantung ekstensinya. Sedangkan icon folder selalu sama selama pengaturan komputer masih standar.
  4. Folder bisa diisi dengan beberapa file. Sementara file berisi informasi.
  5. Dikenal istilah subfolder, namun tidak ada istilah subfile.