Tampilkan postingan dengan label Tanaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Maret 2017

Beda Daun Sirih Merah dan Sirih Hijau

Tahu nggak sih, kalau daun sirih merah dan daun sirih hijau memiliki banyak perbedaan? Tanaman sirih berasal dari Indonesia dan menjadi flora khas Kepulauan Riau. Ini merupakan tanaman merambat yang tumbuh dengan bersandar pada pohon lainnya. Masyarakat tradisional mempunyai kebiasaan mengunyah daun sirih bersama tembakau, gambir, pinang, dan kapur. Konon katanya aktivitas tersebut sangat berguna untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Jika tumbuh dengan baik, tanaman sirih bisa mencapai tinggi hingga 13-15 m. Batang sirih berbentuk bulat, memiliki ruas, berwarna cokelat kehijauan, dan menjadi tempat tumbuhnya akar nafas. Buahnya termasuk buah buni dan memiliki bentuk bulat yang berkelir hijau keabu-abuan. Tanaman sirih juga mempunyai akar tunggang yang berbentuk bulat serta berwarna cokelat kekuningan.

Berdasarkan warna daunnya, ada dua jenis tanaman sirih yang terkenal yaitu daun sirih merah dan daun sirih hijau.

Daun Sirih Merah

perbedaan-daun-sirih-merah.jpg

Sama seperti tanaman sirih pada umumnya, tumbuhan sirip merah hidup secara merambat. Ciri khas dari tanaman ini yaitu daunnya yang berwarna hijau kemerah-merahan. Rupa batangnya pun berbeda dari tanaman sirih kebanyakan yaitu memiliki warna hijau keungu-unguan. Selain itu, tanaman sirih merah juga sama sekali tidak mempunyai bunga. Sirih merah berkembang biak secara alami melalui batang rambatnya.

Daun sirih merah sudah lama dijadikan sebagai obat herbal karena mempunyai banyak manfaat dan khasiat yang bagus untuk kesehatan. Anda cukup merebus daun sirih merah sampai airnya berkurang hingga setengahnya. Rutinlah mengonsumsi air rebusan daun sirih merah tersebut sebagai jamu. Beberapa penyakit yang bisa diobati menggunakan daun sirih merah ini di antaranya diabetes, stroke, dan hepatitis. Daun sirih merah juga bisa dipakai untuk membersihkan mata, menghilangkan bau badan, menyembuhkan gusi bengkak, serta mengatasi radang tenggorokan.

Daun Sirih Hijau

perbedaan-daun-sirih-hijau.jpg

Jika dilihat secara sepintas, tanaman sirih hijau juga tidak jauh berbeda dengan tanaman sirih lainnya. Anda bisa melihat bahwa daun tanaman ini berwarna hijau muda sampai hijau tua. Daun tersebut tampak segar serta memiliki bentuk menyerupai. Sedangkan untuk batangnya, tumbuhan sirih hijau mempunyai batang yang berwarna cokelat kehijauan hingga cokelat kehitaman.

Daun sirih hijau mengandung minyak atsiri yang cukup banyak yang bersifat antioksidasi. Oleh karena itu, daun ini bisa dipakai sebagai fungisida alami serta terbukti secara klinis dapat mematikan kuman, bakteri, dan jamur. Tidak hanya itu, fenol dan kavikol yang terkandung di dalam daun sirih hijau bisa dijadikan pestisida alami untuk mengendalikan hama yang berjenis penghisap tanaman. Khasiat daun sirih hijau antara lain untuk membantu menyembuhkan penyakit batuk, bronkitis, sariawan, mimisan, jerawat, keputihan, bau mulut, asma, dan sakit gigi.

Minggu, 11 Desember 2016

Enam Perbedaan Bunga Lavender dan Verbena

Apakah perbedaan antara bunga lavender dan verbena? Buat Anda yang suka dengan bunga, pasti Anda sudah tahu tanaman bunga lavender kan? Tanaman terkenal akan keindahan bunganya yang berwarna ungu dan mempunyai aroma wangi. Bagaimana kalau tanaman bunga verbena, apakah Anda juga mengenalnya?

Menurut terjemahan dari KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), lavender atau ejaan bakunya yaitu lavendel ialah tumbuhan yang bunganya harum sehingga dapat dibuat minyak wangi. Spesies tanaman lavendel yang banyak terdapat di Indonesia yaitu Lavandula angustifolia. Sementara itu, verbena adalah tanaman hias yang mempunyai bunga indah (bermacam-macam warnanya). Verbena officinalis merupakan spesies dari tanaman verbena yang banyak tumbuh di Nusantara.

perbedaan-lavender-dan-verbena.jpg

Lavender

Lavender sebenarnya merupakan suatu genus tanaman berbunga yang terdapat di dalam famili Lamiacea. Genus tersebut terdiri atas 25-30 spesies tanaman lavender yang mempunyai karakteristik beraneka ragam. Lavender termasuk tumbuhan menahun berupa rumput-rumputan yang berjenis semak kecil. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Laut Tengah bagian selatan hingga Afrika tropis dan India. Saat ini, tumbuhan lavender sudah dipelihara di seluruh dunia.

Verbena

Verbena adalah sebuah genus tumbuhan dari suku Verbenaceae. Genus ini mencakup sekitar 250 spesies tanaman berbunga yang tumbuh secara menahun. Sebagian besar spesies tersebut memiliki habitat alami di hutan-hutan di Asia dan Amerika. Verbena merupakan rumput yang sering mengganggu pertumbuhan tanaman di sekitarnya. Bunga verbena berukuran kecil. Kebanyakan bunganya berwarna biru, meskipun ada pula yang warnanya putih, pink, dan ungu sesuai kultivarnya.

Perbedaan

Tahukah Anda, perbedaan antara bunga lavender dengan bunga verbena yaitu :

  1. Genus Lavender terdapat di famili Lamiaceae. Sedangkan genus Verbena tergolong dalam famili Verbenaceae.
  2. Ada sekitar 25-30 spesies tanaman lavender yang tersebar di seluruh dunia. Bahkan jumlah spesies tanaman verbena lebih banyak lagi mencapai 250 spesies.
  3. Lavender berasal dari wilayah Laut Tengah. Berbeda dengan verbena yang berasal dari Asia dan Amerika.
  4. Lavender merupakan tanaman hias. Sebaliknya verbena merupakan tanaman pengganggu (gulma) karena banyak menyerap air tanah.
  5. Bunga lavender berwarna ungu. Kebanyakan bunga verbena berwarna biru, meskipun ada pula bunga verbena yang warnanya putih, pink, dan ungu.
  6. Bunga lavender mempunyai aroma wangi yang sangat khas dan tidak dimiliki oleh bunga verbena.

Anda boleh memetik bunga verbena yang tumbuh di lembah Oro-oro Ombo, Gunung Semeru asalkan bunga yang telah dipetik tersebut langsung dimasukkan ke dalam kantung kresek. Tujuannya supaya benih bunga verbena tidak terjatuh di perjalanan. Jika tidak, benih yang terjatuh tadi akan tumbuh menjadi tanaman baru yang justru akan menyebabkan populasi tanaman ini semakin menyebar sehingga dapat mengganggu pertumbuhan tanaman di sekitarnya.

Kamis, 01 Desember 2016

7 Perbedaan antara Ubi dan Singkong

Apakah perbedaan antara ubi dan singkong? Sebagian besar masyarakat di Indonesia sudah pernah memakan ubi serta singkong. Kedua bahan berupa umbi-umbian ini memang bisa dinikmati dengan direbus terlebih dahulu atau diolah menjadi berbagai makanan yang menggugah selera. Namun banyaknya nama lain dari ubi dan singkong akhirnya membuat beberapa orang bingung dalam mengartikannya.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan ubi sebagai tumbuhan melilit berdaun besar menjantung atau menjari tangan, rimpangnya membesar menjadi umbi yang kulitnya menggabus atau berduri-duri. Kata ubi biasanya merujuk pada ubi jalar (Ipomoea batatas L). Sedangkan singkong adalah tanaman yang hidup di daerah tropis, umbinya ada yang manis dan ada pula yang pahit, daunnya banyak mengandung protein biasa disayur atau direbus sebagai lalap. Sinonim dari singkong ialah ubi kayu (Manihot utilissima).

Ubi Jalar (Ipomoea batatas L)

perbedaan-ubi-dan-singkong.jpg

Ubi jalar adalah anggota dari famili Convolvulaceae dalam genus Ipomoea. Ini merupakan tanaman budidaya yang sering dimanfaatkan bagian akarnya yang membentuk umbi untuk keperluan konsumsi. Tidak sedikit pula negara-negara di Asia yang memakai daun ubi jalar sebagai bahan pangan. Ada juga varietas ubi jalar yang sering dijadikan sebagai tanaman hias karena mempunyai bentuk yang indah. Selain melalui umbi, tanaman ubi jalar pun dapat diperbanyak melalui batang rambatnya.

Singkong (Manihot utilissima)

perbedaan-singkong-dan-ubi.jpg

Singkong ialah tanaman perdu tahunan yang tergolong dalam famili Euphorbiaceae di genus Manihot. Singkong dikenal pula sebagai ketela pohon atau ubi kayu. Bagian yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan dari tanaman ini adalah daun muda dan umbinya. Tinggi perdu singkong bisa mencapai 7 meter. Tanaman ini mempunyai akar tunggang yang dilengkapi beberapa akar cabang yang akan berubah menjadi umbi seiring dengan pertumbuhannya.

Perbedaan

Berikut ini perbedaan-perbedaan antara ubi jalar dan singkong ditinjau dari berbagai sudut pandang :

  1. Ubi merupakan tanaman yang tergolong dalam famili Convolvulaceae dan singkong adalah anggota dari famili Euphorbiaceae.
  2. Sebutan lain untuk ubi jalar yaitu ketela rambat, sedangkan singkong dikenal pula sebagai ketela pohon atau ubi kayu. Namun kata ubi umumnya merujuk pada ubi jalar dan ketela merujuk pada singkong.
  3. Tanaman ubi jalar tumbuh secara merambat karena tidak berkayu. Tetapi tanaman singkong mengandung kayu sehingga bisa tumbuh tegak ke atas dengan tinggi hingga mencapai 7 meter.
  4. Warna bagian dalam umbi ubi jalar lebih bervariasi daripada umbi singkong. Umbi jalar ada yang berwarna putih, jingga, merah, dan ungu. Sementara warna umbi singkong hanya putih dan putih kekuningan.
  5. Umbi ubi jalar mempunyai rasa yang manis hingga sangat manis dan memiliki tekstur empuk. Berbeda dengan umbi singkong yang memiliki rasa cenderung gurih dan teksturnya agak padat.
  6. Daya simpan umbi ubi jalar lebih lama dibandingkan dengan umbi singkong. Bahkan semakin lama umbi ubi jalar ini disimpan, maka rasanya akan semakin manis. Berbeda dengan umbi singkong yang akan mengalami kerusakan apabila disimpan terlalu lama. Umbi singkong yang sudah berubah warna menjadi ungu gelap bersifat racun bagi manusia karena mengandung asam sianida.
  7. Ketimbang daun ubi jalar, daun singkong lebih banyak mengandung protein nabati sebab memiliki kandungan asam amino metionina dalam kadar yang cukup tinggi.

Jumat, 25 November 2016

4 Perbedaan antara Anggur Merah dan Hijau

Apakah perbedaan antara anggur merah dan anggur hijau? Anggur adalah tanaman buah yang berbentuk perdu merambat dan termasuk anggota dari famili Vitaceae. Anggur biasanya dimanfaatkan buahnya untuk keperluan konsumsi. Selain dimakan langsung, buah anggur juga bisa diolah menjadi jus, jelly, minuman, dan kismis.

Berdasarkan warna kulit buahnya, anggur dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu anggur merah, anggur hijau, dan anggur hitam. Beberapa varietas tanaman anggur yang memiliki buah dengan kulit berwarna merah antara lain merlot, pinot noir, cabernet sauvignon, dan syrah/shiraz. Sedangkan contoh varietas anggur hijau atau disebut pula sebagai anggur putih yaitu chennin blanc, chardonnay, riesling, sauvignon blanc, dan semillon.

perbedaan-anggur-merah-hijau.jpg

Anggur Merah

Anggur merah memiliki buah yang berkulit merah karena mengandung falvonoid dan antioksidan yang tinggi. Buah anggur ini juga menyimpan berbagai nutrisi yang diperlukan oleh tubuh seperti vitamin B, vitamin C, protein, tembaga, mangan, kalium, anthocyanin, dan lain-lain. Selain rendah kalori, anggur merah pun mempunyai serat yang banyak sehingga cocok sekali untuk diet. Di samping itu, anggur merah dikenal sebagai sumber resveratrol.

Anggur Hijau

Anggur hijau mampu menghasilkan buah sepanjang tahun. Anggur ini mengandung vitamin C, vitamin K, dan lemak jenuh. Ada pula kandungan potasium dan zat besi yang tersimpan di dalamnya. Anggur hijau juga rendah kalori dan bebas kolesterol. Buah ini menyimpan begitu banyak catechins yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Perbedaan

Di bawah ini perbedaan antara anggur merah dengan anggur hijau :

  1. Anggur merah memiliki buah yang berwarna merah keunguan hingga merah kehitam-hitaman. Sedangkan warna kulit buah anggur hijau adalah hijau keputih-putihan.
  2. Berbeda dengan tanaman anggur merah, tanaman anggur hijau bisa menghasilkan buah tanpa mengenal musim.
  3. Anggur merah mengandung antioksidan dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan dengan anggur hijau.
  4. Anggur merah merupakan sumber resverat Sementara anggur hijau adalah sumber catechins.

Jumat, 04 November 2016

Yuk, Cari Tahu Beda Kopi Arabika dan Robusta!

Apakah Anda ingin mengetahui perbedaan antara kopi arabika dan robusta? Tanaman kopi yang dibudidayakan di seluruh dunia terdiri atas berbagai jenis dan varietas. Masing-masing dari ragam tanaman tersebut mampu menghasilkan biji dengan kualitas yang berbeda-beda. Itulah kenapa, dalam menanam tanaman kopi, kita harus mengetahui dengan pasti jenis kopi yang dipelihara.

Dua jenis kopi yang banyak ditanam oleh para petani di Indonesia adalah kopi arabika dan kopi robusta. Bagi orang awam, kedua tanaman kopi ini terlihat memiliki postur, daun, bunga, buah, dan biji yang sama. Padahal jika diperhatikan dengan seksama, ada karakteristik yang khas yang hanya dimiliki oleh tanaman kopi tersebut. Mau tahu apa sajakah ciri-ciri yang dimaksud?

kopi-arabika-dan-robusta.jpg

Kopi Arabika

Kopi arabika (Coffea arabica) adalah tanaman kopi yang disinyalir berasal dari Brasil dan Etiopia. Tanaman ini akan tumbuh sempurna bila dibudidayakan di lahan yang berada di ketinggian 700-1700 m dpl, memiliki suhu sekitar 16-20 derajat celsius, dan mempunyai iklim kering selama 3 bulan berturut-turut. Jika ditanam di daerah yang ketinggiannya kurang dari 700 m dpl, tanaman ini mudah terserang penyakit karat daun (Hemileia vastatrix).

Tanaman kopi arabika terdiri atas beragam varietas yang dibedakan menurut lokasi penanamannya. Contohnya antara lain kopi mandailing, kopi toraja, dan lain-lain. Pohon kopi arabika membutuhkan bentuk perawatan yang rumit. Bahkan proses pertumbuhan bunga menjadi buah kopi memerlukan waktu hingga mencapai 9 bulan. Suhu udara yang rendah mampu merangsang tanaman ini untuk segera menghasilkan buah.

Kopi arabika mempunyai cita rasa yang bervariasi, mulai dari manis dan lembut sampai dengan kuat/tajam. Biji kopi yang segar akan berbau seperti blueberry, namun ketika sudah disangrai aromanya berubah menyerupai buah-buahan dan manis seperti campuran buah dan bunga. Minuman kopi arabika terasa asam dengan bodi yang kental saat dihirup mulut. Rasa kopinya juga cenderung mild dan lebih pahit.

Kopi Robusta

Kopi robusta adalah tanaman kopi yang dihasilkan dari serangkaian proses perkawinan silang pohon kopi, khususnya spesies Coffea canephora. Kopi ini biasanya dibudidayakan pada ketinggian 400-700 m dpl, suhu udara 21-24 derajat celsius, dan bulan kering selama 3-4 bulan berturut-turut. Tanaman kopi robusta lebih banyak ditanam oleh para petani di Indonesia dan Filipina karena kondisi iklimnya yang sesuai.

Pohon kopi robusta bisa dipelihara di dataran rendah hingga dataran tinggi. Tanaman ini mempunyai tingkat produktivitas yang tinggi. Sayangnya tanaman ini pun lebih rentan terkena serangan hama dan penyakit. Proses perubahan bunga menjadi buah umumnya memerlukan waktu lebih kurang 10-11 bulan. Buahnya akan lebih cepat tumbuh apabila mendapatkan suhu udara yang hangat.

Variasi rasa kopi robusta mulai dari netral hingga tajam. Beberapa orang berpendapat kalau rasanya menyerupai gandum. Ini dikarenakan aroma biji kopi robusta segar yang belum disangrai mirip seperti kacang-kacangan. Pada saat diseduh, rasa kopi robusta cenderung seperti rasa cokelat dengan bau yang manis dan khas. Sedangkan untuk tekstur rasanya lebih kasar dibandingkan dengan kopi arabika.

Jumat, 21 Oktober 2016

7 Perbedaan Pupuk Organik dan Pupuk Anorganik

Apakah perbedaan antara pupuk organik dan pupuk anorganik? Pada saat Anda ingin menanam tumbuh-tumbuhan, Anda membutuhkan pupuk untuk menyuburkan media tanamnya. Pupuk mengandung unsur hara dan bahan organik yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan tanaman tersebut. Dengan demikian tanaman yang diberikan pupuk secara rutin akan tumbuh dengan baik.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan pupuk sebagai penyubur tanaman yang ditambahkan ke tanah untuk menyediakan senyawaan unsur yang diperlukan oleh tanaman. Menurut teknik pembuatannya, ada dua macam pupuk yaitu pupuk alam dan pupuk buatan. Pupuk alam adalah pupuk yang terbentuk secara alami dan tidak melalui proses kimia. Pupuk ini bisa dibuat dengan melakukan daur ulang terhadap daun-daunan dan kotoran binatang. Sedangkan pupuk buatan ialah pupuk yang merupakan hasil proses kimia dan biasanya dibuat di pabrik pupuk.

perbedaan-pupuk-organik-anorganik.jpg

Pupuk Organik

Menurut KBBI, pupuk organik yaitu zat hara tanaman yang berasal dari bahan organik. Pada dasarnya pupuk ini dibuat menggunakan bahan-bahan alami yakni sisa pelapukan organisme seperti tumbuh-tumbuhan atau hewan. Misalnya kotoran hewan, daun, sekam, kulit buah, dan lain-lain. Contoh pupuk organik di antaranya pupuk kompos, pupuk saresah, pupuk bokashi, pupuk kandang, serta pupuk cair organik.

Pupuk Anorganik

Pupuk anorganik merupakan pupuk buatan hasil dari pemrosesan bahan-bahan kimia. Pembuatan pupuk ini biasanya dilakukan di pabrik khusus. Pupuk ini diolah melalui serangkaian tahap-tahap rekayasa kimiawi, fisik, ataupun biologis. Kini pupuk anorganik banyak dijual oleh toko tanaman seiring dengan meningkatnya permintaan pasar akan pupuk ini.

Perbedaan

Di bawah ini perbedaan-perbedaan antara pupuk organik dan pupuk anorganik yaitu :

  1. Pupuk organik terbuat dari bahan-bahan alami dan pupuk anorganik dibuat/dicampur dengan bahan-bahan kimia.
  2. Pupuk organik memiliki manfaat yang luas. Sedangkan manfaat pupuk anorganik terbatas untuk fungsi-fungsi tertentu.
  3. Pupuk organik bersifat menyuburkan tanah. Berbeda dengan pupuk anorganik yang mengubah sifat-sifat tanah tersebut.
  4. Tanah yang diberikan pupuk organik terus-menerus akan berubah menjadi gembur. Sementara itu, pemakaian pupuk anorganik dalam waktu yang lama akan membuat tanah menjadi tandus.
  5. Pupuk organik tidak membunuh mikroorganisme yang hidup di dalam tanah. Lain halnya dengan pupuk anorganik yang dapat membinasakan makhluk hidup yang bersembunyi di balik tanah.
  6. Pupuk organik terserap ke dalam tanah secara bertahap-tahap. Sedangkan proses penyerapan pupuk anorganik ke dalam tanah terjadi dalam waktu yang relatif singkat.
  7. Pemakaian pupuk alami membuat tanaman bersifat organik dan bebas residu bahan kimia sehingga harga jualnya lebih mahal daripada tanaman yang memakai pupuk anorganik.

Senin, 15 Agustus 2016

5 Perbedaan Durian Montong dan Durian Biasa

Apakah perbedaan antara durian montong dan durian biasa? Di kalangan penggemarnya, durian sering disebut sebagai rajanya dari segala jenis buah. Hal ini dikarenakan durian memiliki daging buah yang terasa lezat sekali, hasil perpaduan antara manis dan legit. Siapa pun yang mencicipinya seolah-olah terus ingin menambah lagi dan lagi.

Tanaman durian berasal dari kawasan Asia Tenggara. Tanaman ini termasuk dalam famili Malvaceae dengan genus Durio. Nama durian diambil karena buahnya memiliki kulit yang berlekuk-lekuk keras dan cukup tajam menyerupai duri. Sementara itu, di beberapa daerah di Indonesia durian dikenal pula dengan sebutan duren, kadu, duriang, duliang, atau rulen.

perbedaan-durian-montong-biasa.jpg

Di pasaran, ada berbagai jenis buah durian yang dijual. Salah satu yang konon merupakan durian terbaik adalah durian montong. Jika diamati secara seksama, buah durian montong memiliki banyak perbedaan daripada buah durian-durian kebanyakan. Hal ini dikarenakan pemanenan buah durian montong dilakukan pada saat kondisinya sedang mengkal dan dipetik langsung, bukan menunggu buah tersebut jatuh sendiri dari tangkainya.

Nah, berikut ini perbedaan-perbedaan antara durian montong dengan durian biasa yang bisa Anda jadikan pedoman dalam pemilihannya!

  1. Buah durian montong dipanen ketika kondisinya masih mengkal sehingga harus dipetik. Berbeda dengan durian biasa yang menunggu buah matang jatuh sendiri dari pohonnya dan tidak boleh dipetik.
  2. Buah durian montong bisa bertahan dalam waktu yang lebih lama karena dipanen dalam keadaan belum matang sempurna.
  3. Tekstur yang dimiliki oleh daging buah durian montong juga tampak kekar. Beda sama daging buah durian biasa yang teksturnya kelihatan lembek.
  4. Durian biasa mempunyai rasa yang lebih gurih dibandingkan dengan durian montong. Meskipun begitu, kebanyakan durian montong terasa lebih manis.
  5. Rata-rata harga yang dibanderolkan pada durian montong jauh lebih mahal ketimbang durian biasa. Namun, hal ini tergantung kembali pada varietas durian biasa tersebut.

Semoga bermanfaat!

Selasa, 09 Agustus 2016

3 Perbedaan Kacang Kapri dan Kacang Polong

Apa bedanya kacang kapri dan kacang polong? Bagi masyarakat Indonesia, kacang kapri dan kacang polong/ercis sudah akrab di telinga. Kedua tanaman ini biasa dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Kacang kapri lumrah dimanfaatkan bagian polongnya untuk diolah menjadi capcay, sup, dan sambal goreng. Sedangkan kacang polong umum dipakai bijinya untuk dibuat salad, sup, nasi goreng, fuyunghai, dan nasi kebuli.

Tanaman kacang kapri dan kacang polong memiliki bentuk yang sangat identik karena memang keduanya merupakan tumbuhan yang sama yaitu Pisum sativum. Varietas yang berbedalah yang menyebabkan kedua tanaman ini mempunyai beberapa perbedaan terutama pada karakteristik bagian polongnya. Nah sebelumnya mari kita berkenalan terlebih dahulu dengan kedua anggota famili Fabaceae ini.

perbedaan-kacang-kapri-polong.jpg

Kacang Kapri

Kacang kapri adalah salah satu jenis tanaman sayur yang keberadaannya mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional. Kacang kapri biasanya dimanfaatkan bagian polongnya sebagai bahan pangan. Polong ini dipanen ketika masih muda dan biji di dalamnya belum tumbuh sempurna sehingga teksturnya pun masih lunak. Polong kacang kapri yang sudah terlalu tua, maka seratnya akan semakin tebal sehingga tidak enak lagi saat dimakan.

Tanaman kapri tumbuh secara merambat di dataran tinggi. Dalam pembudidayaannya, diperlukan bilah-bilah bambu untuk menopang batang kacang kapri supaya mampu hidup berdiri. Di pasaran, ada dua ragam kapri yaitu snow pea (berbiji pipih) dan snap pea (berbiji bulat). Polong kacang kapri ini sangat sering digunakan dalam resep masakan yang bernuansa China seperti nasi goreng, capcay, dan sup.

Kacang Polong

Kacang polong adalah salah satu tanaman sayuran yang sering dimanfaatkan bagian bijinya yang berwarna hijau. Biji kacang polong mengandung karbohidrat dan protein yang tinggi. Beberapa orang juga menyebut kacang polong sebagai ercis. Kata ercis berasal dari bahasa Belanda yaitu erwtjes yang berarti kecil.

Tanaman ini memang didatangkan ke Indonesia oleh Belanda pada masa penjajahan. Di Eropa, kacang polong biasa diolah menjadi salad dan sup. Sedangkan dalam penanamannya, tumbuhan kacang polong akan tumbuh dengan baik saat dibudidayakan di daerah yang memiliki ketinggian minimal 700 meter dpl dan berhawa sejuk.

Perbedaan

Apakah perbedaan-perbedaan antara kacang kapri dan kacang polong?

  1. Perbedaan utama kacang kapri dan kacang polong adalah pada pemanfaatannya sebagai bahan makanan. Kacang kapri selalu dimakan polongnya. Sedangkan kacang kapri hanya dipakai bagian bijinya. Sangat jarang sekali orang memakan kacang kapri beserta kulit polongnya.
  2. Kacang kapri biasanya diolah menjadi makanan-makanan yang bercitarasa China. Berbeda dengan kacang polong yang sering kali digunakan dalam menu makanan ala Eropa.
  3. Pada umumnya, kacang kapri dijual dalam bentuk segar. Kacang ini hampir tidak pernah dijual dalam wujud beku. Sementara itu, kacang polong umumnya dijual dalam bentuk segar dan beku.a

Senin, 08 Agustus 2016

Apa sih Bedanya Pepaya dan Carica?

Tanaman pepaya dan carica sama-sama termasuk dalam suku Caricaceae. Bedanya adalah pepaya merupakan anggota dari genus Carica. Sedangkan tanaman carica/karika tergolong ke dalam genus Vasconcellea. Bentuk pohon pepaya dan carica juga berbeda lho. Apalagi wujud dan rasa buahnya, sama sekali tidak sama. Nah, biar semakin tahu apa beda dari pepaya dan carica, yuk simak ulasan berikut ini!

perbedaan-pepaya-dan-carica.jpg

Pepaya

Pepaya (Carica papaya L.) adalah tanaman tropis yang dapat dimanfaatkan bagian buahnya. Tanaman ini berasal dari Meksiko bagian selatan dan Amerika Selatan bagian utara. Kata pepaya berasal dari bahasa Belanda yaitu papaja. Sedangkan beberapa daerah di Indonesia menyebut buah ini sebagai kates atau gedang.

Pada umumnya, pohon pepaya tidak memiliki cabang atau bercabang sedikit. Tingginya bisa mencapai 5-10 m dengan daun yang membentuk spiral. Daun pepaya mempunyai wujud yang menyirip lima dengan tangkai yang panjang dan lubang di tengah-tengahnya. Sedangkan bagian bunganya berwarna kuning pucat yang tumbuh pada tangkai bunga berukuran panjang di sekitar pucuk tanaman.

Pepaya menghasilkan buah yang berbentuk bulat sampai memanjang dan ujungnya berbentuk runcing. Pada saat mentah, warna buah pepaya adalah hijau gelap dan akan berubah menjadi hijau muda hingga kuning saat kondisinya sudah masak. Daging buahnya terasa manis saat matang, berwarna kuning hingga merah, dan terbentuk dari penebalan karpela. Sementara biji-biji pepaya berwarna hitam dan terbungkus oleh lapisan lendir (pulp).

Carica

Carica/karika (Vasconcellea cundinamarcensis) adalah tanaman yang masih berkerabat dekat dengan pepaya dan habitatnya terletak di dataran tinggi basah yang terletak pada ketinggian 1.500-3.000 meter dpl. Tanaman ini berasal dari dataran tinggi Andes, Amerika Selatan dan kini banyak dibudidayakan di Kabupaten Wonosobo. Tanaman carica sering disebut pula sebagai pepaya gunung. Masyarakat Bali biasa menamakannya gedang memedi.

Tanaman carica memiliki postur pohon yang tidak terlalu tinggi/perdu, rata-rata sekitar 1-2 meter. Bagian batangnya tidak mengandung kayu. Cabang yang dimilikinya pun cukup banyak. Bunga jantan tumbuh di tangkai yang lebih panjang dari bunga betina, tetapi struktur tangkainya lebih lunak.

Buah carica berbentuk bulat telur yang berukuran diameter 3-4 cm dan panjang 6-10 cm. Buah yang masih mentah berwarna hijau gelap dan akan berubah menjadi kuning saat kondisinya telah masak. Daging buahnya cukup keras, berwarna kuning jingga, dan rasanya agak masam. Biji carica berkelir hitam yang terbungkus oleh sarkotesta berwarna putih dan terletak di dalam sekeliling rongga buah.

Perbedaan

Dari uraian singkat di atas, maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa faktor-faktor yang membedakan pepaya dan carica di antaranya :

  1. Pepaya termasuk di dalam genus Carica. Sedangkan karika tergolong dalam genus Vasconcellea.
  2. Tanaman pepaya dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga dataran tinggi. Berbeda dengan tanaman carica hanya dapat tumbuh di dataran tinggi.
  3. Pohon pepaya berukuran lebih tinggi dan lebih besar daripada pohon carica.
  4. Berbeda dengan pohon pepaya, pohon carica memiliki cabang dalam jumlah yang cukup banyak.
  5. Buah pepaya berukuran lebih besar dibandingkan dengan buah carica.
  6. Ketika matang, buah pepaya terasa manis dan buah carica terasa agak masam/kecut.
  7. Biji pepaya berwarna hitam dan diselubungi lendir. Sementara itu, warna biji carica adalah hitam yang terbungkus oleh sarkotesta berwarna putih.

Selasa, 02 Agustus 2016

4 Perbedaan Bunga Bangkai dan Raflesia

Apakah perbedaan antara bunga bangkai dan raflesia? Ada banyak orang yang masih menganggap kalau nama lain bunga bangkai adalah bunga raflesia. Opini timbul lantaran kedua bunga ini sama-sama mengeluarkan bau yang busuk. Perlu diketahui, aroma busuk tersebut biasanya digunakan oleh tanaman-tanaman ini untuk menarik perhatian serangga yang dapat membantu terjadinya proses penyerbukan.

Tetapi faktanya, anggapan bahwa bunga bangkai sama dengan tumbuhan raflesia ini sangatlah keliru. Bunga bangkai bukanlah tanaman raflesia, begitu pula sebaliknya. Perbedaan antara kedua spesies tumbuhan ini terletak pada bentuk, struktur, habitat, dan asal muasalnya. Biar lebih paham, yuk kenali terlebih dahulu karakteristik dari keduanya!

bunga-bangkai-dan-raflesia.jpg

Bunga Bangkai (Amorphophallus)

Bunga bangkai adalah tanaman dari genus Amorphophallus yang tergolong dalam suku talas-talasan (Araceae). Ini merupakan tanaman endemik dari dataran rendah yang hidup di daerah yang beriklim tropis hingga subtropis seperti Afrika Barat dan Kepulauan Pasifik. Tanaman bunga bangkai memiliki bunga majemuk yang berukuran sangat besar dengan rupa umbi yang bervariasi.

Dalam siklus kehidupannya, bunga bangkai mengalami dua fase kehidupan yaitu fase vegetatif dan fase generatif. Pada fase vegetatif, batang tanaman ini tumbuh di atas umbi dan daunnya tampak menyerupai daun pepaya. Kemudian batang dan daun tanaman ini akan menjadi layu hingga menyisakan umbi di dalam tanah. Jika kondisinya memungkinkan, siklus ini akan berlanjut ke fase generatif yaitu tumbuhnya bunga majemuk sebagai pengganti batang dan daun yang telah layu.

Pada waktu bagian bunga tanaman ini mekar sempurna, bunga bangkai akan mengeluarkan aroma yang sangat menyengat. Tujuannya adalah untuk memikat perhatian lalat, kumbang, dan serangga lainnya yang dapat berperan sebagai agen penyerbukan tanaman. Jika proses penyerbukan ini berjalan sempurna, maka tanaman pun akan menghasilkan buah berwarna merah yang mengandung biji di bagian pangkal bunganya.

Bunga Raflesia

Bunga raflesia merupakan tanaman asli Sumatera Selatan, tepatnya di daerah Bengkulu. Bunga raflesia mempunyai bunga yang berbentuk melebar dan berwarna merah. Bahkan ukuran diameter bunga raflesia ketika mekar bisa mencapai 1 m dengan tinggi sekitar 50 cm. Tahukah Anda, bunga raflesia tidak mempunyai akar, tangkai, dan daun.

Bunga raflesia memiliki 5 buah mahkota bunga. Pada bagian dasar bunga yang berbentuk gentong terkandung putik atau benang sari, tergantung jenis kelamin tanaman tersebut. Bunga tanaman ini memiliki masa pertumbuhan sampai 9 bulan dan masa mekarnya hanya berkisar antara 5-7 hari. Raflesia adalah tanaman parasit obligat yang tumbuh secara merambat (tetrasigma) dan tinggal di dalam akar tersebut seperti tali.

Perbedaan

Adapun perbedaan-perbedaan antara bunga bangkai dan bunga raflesia adalah sebagai berikut :

  1. Bunga bangkai adalah tanaman yang berasal dari suku talas-talasan (Araceae). Sedangkan bunga raflesia merupakan tanaman parasit dari famili Vitaceae.
  2. Bunga bangkai mempunyai batang dan daun pada masa vegetatif, serta bunga pada masa generatif. Berbeda dengan bunga raflesia yang sama sekali tidak memiliki batang, daun, dan akar.
  3. Rata-rata bunga bangkai memiliki diameter 50-70 cm dan tingginya mencapai 6 m. Sementara itu, bunga raflesia mempunyai diameter 100 cm dengan tinggi hingga 50 cm.
  4. Bunga bangkai dinobatkan sebagai tanaman dengan bunga majemuk terbesar di dunia. Dan bunga raflesia ditetapkan sebagai tanaman yang memiliki bunga tunggal terbesar di dunia.

Jumat, 15 Juli 2016

Perbedaan Jambu Kristal vs Jambu Mutiara

Apakah perbedaan jambu kristal vs jambu mutiara? Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang begitu berlimpah. Dua di antaranya yaitu tanaman jambu kristal dan tanaman jambu mutiara. Sebenarnya dua varietas tanaman jambu biji ini sama-sama berasal dari Negara Taiwan. Namun karena sudah dikembangkan cukup lama dan dibudidayakan secara massal, pemerintah pun memasukkan keduanya dalam kategori buah Nusantara.

Karena mempunyai beberapa perbedaan yang cukup signifikan, tidak terlalu sulit kok untuk membedakan jambu kristal dan jambu mutiara, terutama dari segi buahnya ya.

perbedaan-jambu-kristal-mutiara.jpg

Jambu Kristal

Jambu kristal mempunyai buah yang berbentuk bulat agak gepeng atau bulat tidak simetris, sekilas menyerupai buah apel. Bobot buah ini mulai dari 100 gram hingga 500 gram. Tetapi buah jambu kristal yang sangat diminati oleh pasaran mempunyai berat sekitar 250-300 gram. Kulit buahnya berwarna hijau muda dan kandungan bijinya tidak lebih dari 3% dari total beratnya. Saat dimakan, daging buah jambu ini memiliki tekstur yang empuk dan cukup renyah.

Jambu Mutiara

Bentuk jambu mutiara ialah bulat dan agak memanjang mirip seperti buah pir. Postur buahnya pun tampak lebih simetris, permukaannya mengkilap dan mulus, serta ukurannya lebih besar. Rata-rata berat buah jambu mutiara berkisar antara 200-500 gram, bahkan ada pula yang bobotnya mencapai 1 kg. Ketika dibelah, bagian dalam jambu ini mengandung biji yang cukup banyak dan membentuk pola layaknya bunga. Menariknya lagi, biji jambu mutiara bertekstur krispi sehingga dapat dikonsumsi sekalian tanpa mengganggu kenikmatannya.

Pohon jambu mutiara juga mempunyai daya tahan yang bagus, terutama dari serangan hama dan penyakit. Tanaman ini bisa dibudidayakan di dataran rendah sampai dataran tinggi yang memiliki suhu udara yang dingin. Dengan teknik perawatan yang mudah, rasa buah yang lebih manis, dan nilai ekonomis yang cukup tinggi membuat tanaman jambu mutiara ini menjadi primadona bagi kalangan para petani.

Perbedaan

Apa sih bedanya antara jambu kristal dengan jambu mutiara?

  1. Jambu kristal berbentuk bulat menyerupai buah apel. Sedangkan bentuk jambu mutiara ialah bulat lonjong seperti buah pir.
  2. Jambu mutiara mempunyai permukaan yang bertekstur lebih mulus dan mengkilap ketimbang jambu kristal.
  3. Rata-rata ukuran jambu mutiara yang layak panen lebih besar daripada jambu kristal dengan bobot yang lebih berat pula.
  4. Kandungan biji pada jambu kristal jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jambu mutiara. Namun biji jambu mutiara enak dimakan.
  5. Tanaman jambu mutiara memiliki daya tahan yang lebih tinggi daripada jambu kristal, baik terhadap kondisi lingkungan maupun serangan hama dan penyakit.

Senin, 27 Juni 2016

Perbedaan Kemangi dan Selasih

Apakah perbedaan antara kemangi dan selasih? Baik kemangi maupun selasih sama-sama termasuk tumbuh-tumbuhan dalam famili Lamiaceae. Tanaman kemangi memiliki nama latin Ocimum x citriodorum. Sementara itu, nama ilmiah tanaman selasih adalah Ocimum basilicum.

Kemangi dan selasih sering dianggap sebagai tanaman yang sama antara satu dengan yang lainnya. Ini dikarenakan kedua tumbuhan ini mempunyai struktur dan postur tubuh yang sangat identik. Bagian daun, biji, dan akar tanaman-tanaman ini pun memiliki rupa yang tidak jauh berbeda. Keduanya juga mengandung bahan-bahan kimia yang berguna seperti minyak atsiri, osimena, farnesena, sineol, dan lain-lain.

perbedaan-kemangi-dan-selasih.jpg

Yuk, ketahui perbedaan-perbedaan antara tanaman kemangi dan selasih!

Kemangi (Ocimum x citriodorum)

Kemangi adalah tanaman dalam famili Lamiaceae yang memiliki daun yang sering dikonsumsi sebagai lalapan. Di beberapa daerah, kemangi disebut pula sebagai lampes, kamples, mangklak, kemangi hutan, atau kemangi kebo. Daun kemangi mempunyai citarasa dan aroma yang sangat khas perpaduan antara kuat, lembut, mint, dan agak pahit.

Tumbuhan kemangi berbentuk perdu dengan ketinggian maksimal 100 cm. Tanaman ini terbilang cukup mudah dipelihara dengan perkembangbiakan melalui biji dan stek. Daunnya berbentuk memanjang, tegak, berwarna hijau, beraroma semerbak, dan menyerupai bulat telur. Bagian ujung daunnya cukup tajam dengan permukaan yang bergerigi dan agak rata.

Daun, akar, dan biji kemangi banyak mengandung minyak atsiri, osimena, farnesena, sineol, dan sebagainya. Itulah kenapa ada banyak orang yang menjadikan kemangi sebagai tanaman herbal yang berkhasiat untuk obat-obatan. Ramuan daun kemangi berkhasiat untuk mengurangi bau badan dan mulut, meningkatkan tenaga yang lesu, mengatasi sariawan dan panas dalam, bahkan menyembuhkan ejakulasi dini.

Selasih (Ocimum basilicum)

Selasih memang mempunyai wujud dan anatomi yang mirip sekali dengan kemangi sebab keduanya berada dalam satu genus yaitu Ocinum. Bedanya tanaman selasih memiliki bunga yang berwarna cokelat kehitam-hitaman, sedangkan warna bunga kemangi adalah putih. Sebutan lain selasih di beberapa daerah antara lain basil, tlasih, basilikum, amping, dan kukuru.

Bagian yang sering dimanfaatkan dari tanaman selasih ialah daun, bunga, dan bijinya. Bagian-bagian tanaman tersebut kerap dipakai sebagai rempah-rempah dan bahan penyegar. Terang saja karena daun selasih memiliki aroma dan rasa yang sangat khas yaitu kombinasi antara langu, harum, dan manis. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa selasih mempunyai aktivitas antibakteri, aktivitas larvasida, dan repelan terhadap serangga.

Jika kemangi sering dimakan sebagai lalapan, pemakaian selasih biasanya dilakukan pada upacara-upacara keagamaan. Tidak seperti kemangi, selasih juga mengandung bahan-bahan kimia dalam jumlah yang cukup sedikit, khususnya pada bagian daun dan biji. Dari segi kesehatan, tanaman selasih dipercaya memiliki manfaat untuk mengatasi penyakit TBC, diare, demam, maag, gangguan pencernaan, radang usus, haid, reumatik, sakit kepala, radang mata, haid tidak teratur, rinitis, dan gangguan jantung. Bahkan selasih juga diyakini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit mental seperti cemas, tidak percaya diri, dan gampang lupa.

Perbedaan

Jadi perbedaan antara kemangi dengan selasih yaitu :

  1. Bunga kemangi berwarna putih dan bunga selasih berwarna cokelat kehitam-hitaman.
  2. Kemangi mengandung bahan-bahan kimia dan minyak atsiri dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan dengan selasih.
  3. Kemangi biasanya dipakai sebagai lalapan, sedangkan selasih lebih sering digunakan dalam ritual upacara-upacara keagamaan.

Minggu, 26 Juni 2016

Inilah Perbedaan Brokoli dan Kembang Kol

Apakah perbedaan antara brokoli dan kembang kol? Brokoli (Brassica oleracea var. italica) dan kembang kol (Brassica oleracea var. botrytis) adalah tanaman sayur-mayur yang tergolong dalam suku kubis-kubisan (Brassicaceae). Bagian yang dikonsumsi dari kedua tanaman ini ialah kepala bunganya.

Bentuk bunga brokoli dan bunga kembang kol tersusun rapat menyerupai cabang pohon yang ditopang tangkai bunga yang cukup tebal. Sebagian besar bagian kepala bunga tersebut diselimuti oleh dedaunan tanaman. Menariknya, warna bunga brokoli dan kembang kol tidak sama. Jika brokoli berwarna hijau, maka kembang kol warnanya putih.

Brokoli dan kembang kol adalah sayuran yang biasanya diolah menjadi makanan melalui proses perebusan, penggorengan, dan pengukusan. Beberapa orang ada pula yang mengonsumsinya sebagai lalapan atau pun minuman jus. Di antara berbagai teknik pengolahan tersebut, pematangan brokoli dan kembang kol yang paling bagus adalah dikukus terlebih dahulu.

perbedaan-brokoli-kembang-kol.jpg

Brokoli (Brassica oleracea var. italica)

Brokoli adalah tanaman dalam famili Brassicaceae. Tanaman ini diklaim berasal dari kawasan di Laut Tengah. Sejarah mencatat tumbuhan brokoli sudah dibudidayakan sejak zaman Yunani Kuno. Brokoli mulai diperkenalkan ke Indonesia pada tahun 1970-an. Bagian yang dimakan dari sayuran ini yaitu kepala bunganya yang berwarna hijau.

Kembang Kol (Brassica oleracea var. botrytis)

Kembang kol juga termasuk anggota dari famili Brassicaceae. Secara bentuk, kembang kol pun memiliki postur yang mirip seperti brokoli. Namun dibandingkan dengan brokoli, pamor kembang kol di Indonesia lebih terkenal dan lebih banyak dikonsumsi. Kembang kol juga mempunyai warna yang berbeda dari brokoli yaitu keputih-putihan.

Perbedaan

Berikut ini perbedaan-perbedaan antara brokoli vs kembang kol, di antaranya :

  1. Perbedaan yang paling mencolok antara brokoli dan kembang kol terletak pada warna bunganya. Bunga brokoli berwarna hijau, sedangkan warna kembang kol adalah putih.
  2. Kandungan serat dan kalori pada brokoli ternyata lebih tinggi daripada kembang kol. Setiap 1 mangkuk brokoli mengandung 31 kalori dan 2,4 gram serat. Sementara setiap 1 mangkuk kembang kol menyimpan 27 kalori dan 2,1 gram serat.
  3. Kandungan lemak, protein, dan karbohidrat pada brokoli juga tidak sama dengan kembang kol. Dalam 1 mangkuk brokoli mempunyai 0,3 gram lemak, 2,6 gram protein, dan 6 gram karbohidrat dengan 1,6 gram gula alami. Serta untuk 1 mangkuk kembang kol memiliki 0,3 gram lemak, 2 gram protein, dan 5,3 gram karbohidrat dengan 2 gram zat gula.
  4. Brokoli mengandung vitamin C yang lebih tinggi dibandingkan dengan kembang kol. Brokoli mengandung 81,2 mg vitamin C dan kembang kol menyimpan 51,6 mg vitamin C. Sedangkan kandungan vitamin K pada brokoli mencapai enam kali lebih banyak ketimbang kembang kol.
  5. Berbeda dengan brokoli yang mempunyai beta karoten sebanyak 329 microgram/mangkuk, kembang kol sama sekali tidak menyimpan beta karoten.
  6. Namun kandungan kholine pada kembang kol lebih tinggi mencapai 47,9 mg/mangkuk dibandingkan dengan brokoli yang hanya memiliki 17 mg/mangkuk kholine.
  7. Untuk kandungan mineralnya, brokoli unggul dalam kandungan kalsium dan selenium. Sebaliknya kembang kol memiliki lebih banyak potassium.
  8. Di Indonesia, harga brokoli di pasar tradisional dan pasar modern lebih mahal daripada harga kembang kol meskipun selisihnya tidak terlalu signifikan. Hal ini dikarenakan para petani lebih banyak menanam kembang kol ketimbang brokoli mengingat permintaan pasarnya yang lebih tinggi.

Kamis, 19 Mei 2016

Jawaban dari Perbedaan Bibit dan Benih

Apakah perbedaan antara bibit dan benih? Bagi Anda yang berprofesi sebagai petani atau Anda yang memiliki hobi bercocok-tanam, tentunya istilah bibit dan benih sudah tidak asing lagi terdengar di telinga. Tetapi apakah Anda mengetahui pengertian serta perbedaan dari masing-masing kata tersebut? Benih bisa disebut sebagai bakal tanaman baru, sedangkan bibit merupakan benih tanaman yang sudah mulai tumbuh.

Kendati kata bibit dan kata benih sering diucapkan dalam keseharian kita, tetapi kenyataannya masih banya orang yang keliru dalam menggunakan kedua kata ini. Sebagai contoh, kebanyakan orang menyebut bibit tomat atau bibit cabai ketika ingin membeli biji tanaman tersebut. Padahal yang benar dalam kaidah bahasa indonesia adalah benih tomat atau pun benih cabai.

perbedaan-bibit-dan-benih.jpg

Ingat, semua biji-bijian yang nantinya akan ditanam kembali disebut sebagai benih. Benih padi memiliki wujud berupa butiran gabah yang masih utuh. Begitu pula dengan benih kelapa berupa buah kelapa utuh yang sudah berumur cukup tua.

Sementara itu, bibit merujuk pada tanaman muda yang sudah tumbuh di persemaian. Tanaman ini telah mempunyai tunas dan akar sehingga siap dipindahkan ke lokasi penanaman. Jadi apabila gabah padi yang sudah disemai siap untuk dipindahkan ke sawah, maka gabah yang demikian ini bisa disebut bibit padi. Sama halnya juga dengan bibit cabai, bibit kopi, bibit cengkeh, dan sebagainya.

Kesimpulan

Pengertian bibit adalah benih yang telah berkecambah. Sedangkan benih ialah biji yang belum berkecambah dan bisa digunakan untuk memperbanyak tanaman. Jadi perbedaan antara bibit dengan benih hanyalah terletak pada wujudnya apakah sudah mengalami proses perkecambahan atau belum.

Rabu, 18 Mei 2016

Harus Tahu! 10 Perbedaan Duku dan Langsat

Tahukah Anda, sebenarnya antara duku dan langsat berasal dari tanaman yang sama yakni Lansium domesticum. Karena varietas keduanya tidak sama, maka penyebutan untuk masing-masing kelompok tanaman ini pun berbeda pula. Selain duku dan langsat, terdapat juga varietas lain dari spesies tanaman dari famili Meliaceae ini yaitu duku-langsat dan kokosan.

perbedaan-duku-dan-langsat.jpg

Duku

Tanaman duku berbentuk pohon besar yang dipenuhi dedaunan berwarna hijau cerah. Tandan buahnya berukuran pendek dan menampung tidak terlalu banyak buah duku. Ukuran buah duku cukup besar, berbentuk cenderung bulat, dan dibungkus oleh lapisan kulit tebal yang tidak terlalu banyak mengandung getah. Rasa buah duku manis sedikit masam dengan aroma khas yang kuat, berdaging tebal, dan bijinya kecil.

Pohon duku biasanya tumbuh di daerah yang berketinggian hingga 600 m dpl yang memiliki curah hukan 1500-2500 mm/tahun. Tanah yang disukainya mempunyai tekstur sedang, berdrainase lancar, mengandung banyak bahan organik, bersifat cenderung asam, dan menyimpan air tanah. Kebanyakan pohon duku berbuah sekali dalam setahun yakni pada akhir musim penghujan.

Langsat

Secara garis besar, pohon langsat berbentuk ramping cenderung kurus. Daunnya berwarna hijau tua dengan jumlah tidak terlalu banyak yang muncul dari percabangan tegaknya. Tandan buah ini berukuran panjang dan padat yang berisi 15-25 buah. Bentuk buah langsat agak oval dan ukurannya lebih besar. Buah langsat memiliki rasa masam sedikit manis serta berair. Bagian luarnya diselimuti oleh kulit buah berukuran tipis dan mengandung banyak getah.

Perbedaan

Catat perbedan-perbedaan antara duku dan langsat versi Farof berikut ini :

  1. Duku berasal dari varietas duku dan varietasnya langsat yaitu domesticum.
  2. Buah duku terasa manis, sedangkan buah langsat rasanya agak masam.
  3. Aroma buah duku lebih kuat daripada buah langsat.
  4. Dibandingkan dengan langsat, duku mempunyai daging buah yang lebih tebal dengan ukuran biji lebih kecil.
  5. Buah duku berbentuk bulat, sementara bentuk buah langsat bulat agak oval.
  6. Ukuran buah langsat lebih besar dibandingkan buah duku.
  7. Buah langsat mengandung lebih banyak getah, sebaliknya getah yang tersimpan di buah duku terhitung sedikit.
  8. Pohon duku jauh lebih besar daripada pohon langsat yang cenderung ramping.
  9. Pohon duku juga biasanya dipenuhi daun yang lebih lebat ketimbang pohon langsat.
  10. Berbeda dengan pohon langsat, pohon duku sama sekali tidakmenyukai genangan air.

Selasa, 03 Mei 2016

Intip Perbedaan Pohon Cemara dan Pohon Pinus Yuk!

Apa sih perbedaan antara pohon cemara dengan pohon pinus? Sekilas, pohon cemara dan pohon pinus tampak mirip sekali ya. Keduanya sama-sama memiliki batang yang tumbuh tegak menjulang dengan rupa daun yang sangat identik. Tapi tahukah Anda kalau sebenarnya pohon cemara itu berbeda dengan pohon pinus?

perbedaan-cemara-dan-pinus.jpg

Pohon Cemara

Cemara (Casuarina sp) adalah tanaman yang termasuk ke dalam keluarga Casuarinaceae. Pohon cemara mampu tumbuh dengan ketinggian hingga mencapai 40 m. Batangnya berbentuk silindris, tegak, berkayu, dan kasar serta memiliki percabangan monopodial dan berwarana putih kotor. Cemara mempunyai daun majemuk yang berbentuk jarum, berwarna hiaju, berbuku-buku, dan tersebar dengan panjang sekitar 10-15 cm.

Pohon cemara memiliki sistem perakaran berjenis tunggang yang kelirnya putih kotor. Bunga cemara merupakan bunga majemuk yang berwarna keputih-putihan, berbulir jantan silindris, dan tebalnya berkisar 1-1,5 mm. Sedangkan buah cemara memiliki bentuk agak kotak, warnanya keputih-putihan, dan berukuran panjang 5-6 cm dan lebar 2-3 cm. Serta biji cemara berbentuk pipih berwarna cokelat.

Pohon Pinus

Pinus (Pinus sp) tergolong sebagai salah satu anggota dari keluarga Pinaceae. Umumnya, tinggi pohon pinus sekitar 10-40 m dengan batang berkayu yang berbentuk bulat, keras, berwarna cokelat, memiliki kulit retak-retak yang beralur, serta bercabang horisontal. Daun hijau majemuk berbentuk seperti jarum yang panjangnya 10-20 cm, dan pangkalnya diselimuti selubung tipis yang menghiasi setiap cabang pohon ini.

Pinus mempunyai bunga majemuk strobilus yang berwarna cokelat dan bersisik dengan ujung yang lancip dan tumbuh tidak jauh dari tunas muda. Berbentuk kerucut yang mengandung perisai, buah pinus memiliki ujung jajaran genjang yang panjangnya sekitar 10 cm serta berkelir cokelat. Pinus juga memiliki biji yang berwujud oval, pipih, gampang terlepas, dan bersayap dengan panjang berkisar 7 mm dan berwarna putih kekuning-kuningan.

Perbedaan

Di bawah ini rangkuman dari 5 perbedaan pohon cemara dan pohon pinus!

  1. Daun pinus berbentuk pipih layaknya jarum yang panjang dan menyatu. Sementara daun cemara juga berbentuk seperti jarum tetapi ukurannya lebih pendek, berbuku-buku, dan tidak menyatu.
  2. Berbeda dengan pohon cemara, pohon pinus memiliki batang yang bertekstur retak-retak.
  3. Daun cemara berwarna hijau sepanjang tahun, sebaliknya daun pinus tidak.
  4. Buah cemara memiliki bentuk yang nyaris menyerupai runjung kecil. Sedangkan buah pinus berbentuk kerucut yang silindris.
  5. Di habitat alami, pohon cemara tumbuh di daerah pantai hingga dataran rendah. Tetapi pohon pinus justru memiliki habitat asli di dataran tinggi.

Selasa, 12 April 2016

Beda Paprika Hijau, Merah, dan Kuning

Apakah perbedaan antara paprika hijau, merah, dan kuning? Paprika adalah tanaman penghasil buah paprika yang memiliki citarasa manis dan agak pedas. Tumbuhan bernama latin (Capsicum annuum L.) ini termasuk ke dalam keluarga Solanaceae alias terong-terongan. Tahukah Anda, paprika berasal dari Amerika Selatan.

Pada saat masih mentah, buah paprika berwarna hijau. Warna ini kemudian berubah menjadi kuning dan oranye seiring dengan perkembangan buahnya. Buah paprika yang dalam keadaan matang memiliki warna merah. Lambat laun warna tersebut akan berganti menjadi ungu lalu cokelat apabila membusuk.

perbedaan-buah-paprika.jpg

Di bawah ini perbedaan-perbedaan antara paprika hijau, merah, dan kuning versi Farof!

  1. Paprika merah dan kuning mempunyai daging buah yang lebih tebal daripada paprika hijau. Sedangkan daging buah pada paprika hijau lebih tipis karena masih mentah.
  2. Citarasa paprika hijau dominan ke arah pedas dan tajam. Berbeda dengan paprika kuning dan merah yang cenderung terasa lebih manis.
  3. Kandungan karoten (seperti lycopene) pada paprika merah mencapai sembilan kali lebih banyak dibandingkan dengan paprika kuning dan hijau.
  4. Paprika merah juga mempunyai kandungan vitamin C sebanyak dua kali lipat dari paprika hijau.

Dalam memilih buah paprika yang berkualitas bagus sebaiknya Anda memperhatikan kondisinya dengan seksama. Ciri-ciri paprika yang segar antara lain kulitnya terasa kencang, batang buahnya masih utuh, kulitnya terlihat bercahaya, tidak mengalami cacat, dan memiliki bobot yang seragam. Sebelum memasukkan ke dalam kulkas, pastikan kondisi paprika tidak basah dan jangan lupa untuk memasukkannya ke dalam kantong plastik.